Alasan Wanita di Usia 20-an Lebih Memilih Karier daripada Cinta

Posted on

ArenaWanita.com | Menjadi wanita yang hidup di negara berkebudayaan patriarki memang belum terbiasa dengan istilah “wanita karier”. Ketika telah sampai saatnya, Anda tentu akan sering ditanyakan tentang status pernikahan Anda.

Apalagi jika Anda sudah memiliki pasangan dan belum juga ada komitmen menikah karena masih sibuk dengan karier Anda. Wanita akan diminta untuk mengalah dan melepas kariernya untuk menikah dan mengekor kesuksesan si pria. Jangan ragu katakan “Tidak”. Apalagi di usia yang baru 20-an, kenapa?

Saya mendapatkan pekerjaan ini dengan susah payah, kenapa mesti berhenti?

Di jaman yang modern seperti ini, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Butuh perjuangan keras untuk sampai pada titik kesuksesan yang Anda raih saat ini.

Tidak hanya berbekal ijazah dan nilai yang bagus saja, di balik semua hal itu, ada tangis, peluh, dan semangat yang naik turun. Ada cerita perjuangan yang tidak akan pernah habis diungkapkan.


Lalu, setelah mendapatkan semuanya, mengapa Anda harus meninggalkannya demi sebuah hubungan. Jangan meminta wanita berhenti bekerja demi prianya. Hargailah segala jerih payahnya.

Bukan berarti ketika wanita sibuk bekerja, ia akan lupa dengan keluarganya. Sebagai pria dan juga kekasihnya, pahamilah hal ini.

Saya mendapatkan pekerjaan ini dengan susah payah, kenapa mesti berhenti

Ijinkan saya menjadi pengemudi atas hidup saya sendiri!

Sebagian wanita beranggapan bahwa saat mereka mulai mengekor kepada kesuksesan kekasihnya, maka ia akan menjadi bergantung kepadanya. Saat suatu hari nanti kekasihnya pergi, wanita akan menjadi lemah dan tidak bisa menentukan arah hidupnya sendiri.

Tidak ada wanita yang ingin ditinggalkan kekasihnya. Akan tetapi, dia hanya ingin berjaga-jaga jika saja suatu hari nanti terjadi hal buruk dengan kisah cintanya. Hidup yang wanita miliki sebisa mungkin akan mereka kemudikan sendiri.

Ijinkan saya menjadi pengemudi atas hidup saya sendiri

Cinta tidak harus selalu diwujudkan dalam sebuah hubungan yang melelahkan

Memilih meninggalkannya bukan berarti Anda tidak mencintainya. Bagi sebagian wanita, cinta tidak harus selalu diwujudkan dalam sebuah hubungan berpacaran atau menikah, apalagi jika hubungan ini terasa melelahkan karena adanya perbedaan pendapat. Wanita akan lebih memilih berpisah untuk ketenangannya dan menghindari pertengkaran-pertengkaran yang melelahkan. “

Cinta tidak harus selalu diwujudkan dalam sebuah hubungan yang melelahkan

Cinta tak harus memiliki”. Pernyataan ini menjadi pegangan sebagian besar wanita, bahwa meskipun mereka tidak bersama, ia tetap mencintai pasangannya. Dalam hatinya, wanita berharap sang pria memahami keadaannya dan mendukungnya. Bukan sebaliknya. Tetapi jika pria tidak bisa melakukannya, tidak ada hal lain yang bisa ditempuh selain berpisah dengan kekasihnya.

Baca juga:

Di usia 20-an, wanita akan lebih memilih mempertahankan kariernya untuk mengejar mimpi-mimpinya. Jangan paksa mereka untuk mengekor kepada kesuksesan pria. Mereka percaya ada hal-hal yang bisa dibangun sendiri dan menjadi kebanggaannya. Jika tidak bisa memahaminya, mereka mungkin lebih memilih mengakhiri saja hubungan yang sangat melelahkan itu.


Kata Kunci Halaman Ini:

sabar menghadapi cewek cuek