Anak Kecanduan Game – Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Kecanduan Game – Permainan Elektronik di komputer atau di konsol video game, seperti playstation, gam online, dan game-game dari gadget terbaru telah mampu menghipnotis dan merebut hatu anak. Bahkan, kadang anak rela menunda waktu melkaukan tugas-tugasnya karena terlalu asyik dengan game yang dimainkannya. Tentu saja, kebiasaan ini dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan anak, baik dari sisi fisik maupun mentalnya.

Seorang peneliti dari Universitas Bristol Inggris, kebiasaan anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain game akan sangat berpengaruh pada kejiwaannya. Penelitian tersebut menemukan bahwa kesulitan psikologis meningkat sebesar 60% pada anak-anak yang menghabiskan lebih dari 2 jam dalam sehari untuk bermain game atau menonton.televisi. Dari sini sangat jelas bahwa anak yang suka main game melebihi batas 2 jam rentan mengalami berbagai masalah mental.

Faktor Penyebab Anak Kecanduan Game

Anak Kecanduan Game - Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat anak suka atau kecanduan main game. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Stres muncul karena beban yang terlalu berat yang dialami oleh anak serta ketidakmampuannya dalam mengelola masalah yang dihadapi. Game. pada beerapa kasus, dianggap sebagai salah satu cara untuk menghilangkan dan mengurangi rasa stres itu.
  • Sala satu pemicu yang menyebabkan anak bermain game adalah rasa bosan. Rasa bosan karena kurangnya aktivitas atau aktivitas yang monoton akan menjadi pendorong bagi anak untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game.
  • Memberikan fasilitas berupa gadget yang berisi banyak game kepada anak sebenarnya sah-sah saja. Sebab, game juga memiliki beberapa dampak positif pada anak. Namun sayangnya, banyak orang tua yang tidak peduli dan mengabaikan konten dari game itu sendiri, misalnya game yang berisi kekerasan dan lainnya.
  • Anak suka bermain game bisa jadi karena ingin meningkatkan keterampilan dan kelihaiannya dalam bermain game. Tujuannya adalah agar ia bisa mengalahkan teman-temannya. Tentu saja keahliannya dalam memainkan sebuah game akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang anak.

Dampak Kecanduan Game bagi Kesehatan Fisik dan Mental Anak

Berikut ini adalah bebrapa dampak negatif dari kecanduan game bagi kesehatan fisik dan mental anak. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Mendorong anak untuk melakukan menyalahgunakan uang yang diberi oleh orang tua dan berbohong untuk bermain game. Misalnya, anak bisa saja menggunakan uang SPP atau jajan bermain game. Selain itu, banyak anak seolah yang berani bolos hanya untuk bermain game online atau playstation.
  • Anak-anak yang hobi bermain game perang atau game kekerasan lainnya rentan akan memiliki fantasi dan perilaku yang lebih agresif.
  • Anak cenderung menjadi cepat marah, sensitif, mudah tersinggung dan emosional.
  • Anak cenderung kurang bisa bersosialisasi dan tidak banyak tahu tentang dunia sekitarnya. Akibatnya, anak akan kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain.
  • Mengganggu kesehatan anak, misalnya kelekahan mata, anak mudah terkena ambeien, menyebabkan penyakit arthritis, carpal tunnel syndrome (mati rasa , kesemutan, kelemahan, atau kerusakan otot pada tangan dan jari), menurunkan metabolisme anak, dan pembengkakan ibu jari tangan akibat tekanan joystick.

Mengatasi Anak yang Kecanduan Game

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anaknya yang kecanduan game. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan Pemahaman Kepada Anak

Sala satu hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengatasi anaknya yang kecanduan game adalah dengan memberikan pemahaman kepadanya. Jelaskan kepada anak dampak buruk apa saja yang bisa timbul dari kebiasaannya tersebut. Selain itu, orang tua juag perlu memberikan penjelasan bahwa ada beberapa jenis game-game yang akan membawa dampak buruk bagi kepribadiannya, misalnya game yang mengajarkan kekerasan.

  1. Letakan Komputer di Ruang Terbuka

Sebaiknya, letakan komputer dan konsol game di ruangan yang terbuka. Dengan demikian, orang tua akan dapat mengetahui permainan apa yang sedang dimainkan anak dan sudah berapa lama anak bermain game. Jika Anda merasa bahwa anak sudah bermain terlalu lama atau anak memainkan permainan yang dapat merusak mentalnya, segera minta anak untuk berhenti. Akan tetapi, gunakan kata-kata yang lembut sehingga anak tidak merasa dipaksa untuk berhenti.

  1. Mainkan Game yang Mengasah Otak atau Menghibur

Kenalkan anak Anda pada permainan-permaina kreatif. Permainan-permainan kreatif dapat mendukung perkembangan anak. Misalnya, puzzle, game kasus, gam ingatan, game strategi, dan sebagainya. Selain itu, ada juga game-game lucu yang bisa menghibur anak saat memainkannya.

  1. Bermain Bersama

Menemani anak bermain game jauh lebih baik daripada membiarkannya bermain sendiri. Hal ini akan memudahkan Anda untuk mengontrol game apa saja yang dimainkan anak. Selain itu, hal ini juga akan mempererat hubungan Anda dengan anak.

  1. Tegas Terhadap Anak

Jika anak melanggar waktu yang sudah disepakati, sebaiknya Anda harus bertindak tegas dengan memberikan hukuman kepada anak. Hukuman yang diberikan bisa berupa pengurangan waktu bermain dan lain-lain.

  1. Menggali Minat Anak

Selain tertarik bermain game, anak anda pasti memiliki ketertarikan terhadap hal-hal lain. Oleh karenanya, kenali bakat anak dan alihkan hobi bermain game ke hobi lain yang lebih positif.

Kata Kunci Halaman Ini:

kecanduan game dan cara mengatasinya, BAHAYA TENTANG PENGGUNAAN KOMPUTER PADA MATA DAN CARA MENGATASINYA, model rambut layer

Baca Juga: