Anak Kecanduan Televisi – Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Kecanduan Televisi Tidak semua acar yang ditayangkan di televisi itu baik untuk anak. Ada banyak cara yang justru dapat mengganggu tumbuh-kembang anak. Selain itu, kebiasaan menonton televisi yang terlalu lama dan berlebihan juga memiliki banyak dampak negatif,baik bagi kesehatan fisik dan mental anak.

Untuk itu, orang tua harus membatasi waktu anak untuk menonnton televisi. Orang tua juga perlu lebih bijak dalam memilih tontonan apa saja yang boleh ditonton oleh anak.

Faktor Penyebab Kecanduan Televisi

Anak Kecanduan Televisi - Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa memicu timbulnya kebiasaan menonton televisi yang berlebihan pada anak. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga anak selalu penasaran terhadap setiap tayangan yang ada di televisi.
  • Kebiasaan orang tua. Kebiasaan orang tua yang suka menonton televisi secara berlebihan tidak dapat dipungkiri juga dapat membentuk kebiasaan yang sama pada anak.
  • Pengaruh teman. Teman atau lingkungan sekitar juga bisa membentuk kebiasaan anak dalam menonton televisi. Anaka sering kali terpengrauh oleh kebiasaan temannya. Terkadang, anak menjadi tertarik untuk menonton acara tertentu karena mendengar cerita dari teman-temannya.
  • Kurangnya aktivitas yang dimiliki anak.
  • Anak terbiasa makan di depan teleevisi.
  • Orang tua terbiasa menidurkan anak sambil menonton televisi dengan alasan agar si anak lebih mudah tertidur.
  • Orang tua sering memanfaatkan media televisi untuk menenangkan anak yang rewel.

Dampak Kecanduan Televisi bagi Kesehatan Fisik dan Mental Anak

Berikut ini adalah beberapa efek negatif dari kebiasaan menonton televisi, baik bagi kesehatan fisik maupun mental anak. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Anak tidak bisa membedakan antara dunia fiktif dan dunia nyata. Karena anak belum mengenal apa itu acting, apa itu efek film, apa itu tipuan kamera dan sebagainya. Bagi anak, apa yang ditayangkan di televisi sering dianggap sama dengan apa yang terjadi di dunia nyata.
  • Proses imajinasi anak menjadi terhambat. Sebab, televisi menjadi kiblat anak dalam berimajinasi. Akhirnya, anak menjadi kesulitan untuk mengembangkan dan mengeksplorasi imajinasinya sendiri.
  • Anak cenderung meniru apa yang dilihatnya di tayangan televisi. Padahal, ada banyak tayangan televisi yang mempertontonkan kekerasan. Akibatnya, anak juga bisa menjadi pelaku kekerasan.
  • Anak menjadi pasif dan tidak kereatif karena hanya duduk, mendengar, dan melihat apa yang ada di televisi. Akibatnya, kemampuan berfikir dan kreativitas anak tidak terasah.
  • Anak rentan terkena obesitas. Hal ini bisa terjadi karena biasanya mereka menonton televisi sambil makan atau ngemil secara terus-menerus.
  • Anak cenderung mengabaikan kebutuhan dasarnya, seperti makan, mandi, dan lainnya.
  • Aktivitas belajarnya mulai terganggu, misalnya menolak peergi ke tempat bimbingan belajar karena ada film seri favoritnya.
  • Anak menjadi susah untuk berkonsentrasi.
  • Anak menjadi malas untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Akibatnya, anak akan kehilangan waktu bermain bersama teman-temannya.
  • Kurangnya relasi dan komunikasi antara orang tua dan anak sehingga hubungan orang tua dan anak menjadi renggang.
  • Gangguan pada mata. Anak rentan menjadi rabun karena kurang berkedip saat nonton televisi. Hal inilah yang bisa memicu kerusakan pada saraf-saraf mata, yang pada akhirnya dapat memengaruhi jarak pandang mata sin kecil.

Mengatasi Anak yang Kecanduan Televisi   

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan anak yang suka menonton televisi secara berlebihan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Jauhkan Anak Usia Dini dari Televisi

Sebaiknya, hindari memperkenalkan televisi atau layar komputer sampai anak berusia 2 tahun. Ini sangat penting dilakukan karena anak yang diberi kesempatan untuk menonton televisi saat usianya masih dibawah 2 tahun akan menyebabkan masalah dalam perkembangan psikologisnya.

  1. Memberikan Contoh yang Baik

Sering kali, apa yang ditonton oleh orang tua di rumah juga akan ditonton oleh anak-anak. Jika anda suka menonton sinetron, maka anak Anda juga akan melakukan hal yang sama. Jika Anda biasa berlama-lama di depan televisi, anak juga akan melakukan hal yang sama. Untuk itu, Anda dan anggota keluarga lainnya harus memberikan contoh yang baik, termasuk dalam hal kebiasaan menonton televisi.

  1. Arahkan Anak pada Kegiatan Lain

Pada beberapa kasus, anak menjadi kecanduan televisi karena tidak menemukan hal menarik lain untuk dilakukan. Untuk menghindari situasi ini, orang tua harus aktif mencari tahu apa yang diminati anak. Biarkan mereka mencoba-coba berbagai kegiatan dan menemukan mana yang disukai, misalnya memasak, menari balet, membuat kerajinan tangan, bermain basket, dan sebagainya. Bimbing anak untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan aktivitas fisik. Biarkan anak pergi keluar bersama teman-temannya untuk bermain. Apapun permainan yang mereka mainkan, itu akan menjauhkan anak dari kecanduan televisi.

  1. Hindari Makan di Depan Televisi

Jangan biasakan anak makan di depan televisi. Sediakan waktu makan khusus bersama keluarga. Dengan demikian, anak akan lebih jarang menonton televisi.

  1. Batasi Waktu untuk Menonton Televisi

Tentukan waktu maksimum anak untuk menonton televisi. Hal ini penting untuk dilakukan karena anak juga perlu waktu untuk bermain dan mengembangkan keterampilan interaksi sosialnya.

  1. Ruangan Khusus Televisi

Sebaiknya, lokasi televisi di rumah juga harus diatur sedemikian rupa agar tidak berdekatan dengan tempat anak belajar. Anak yang sedang belajar tidak akan bisa berkonsentrasi bila ia mendengar atau melihat ada cara yang menarik di televisi.

  1. Temani Anak Menonton Televisi

Karena tidak semua acara televisi baik untuk anak, orang tua perlu menemaninya ketika anak sedang menonton televisi. Dengan cara ini, orang tua akan bisa memilihkan tontonan apa saja yang baik untuk anak. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan penjelasan kepada anak mengenai hal-hal yang tidak boleh di tiru dari tayangan yang ditontonnya.

  1. Mendukung Hobi Anak

Tenggelam dalam hobi adalah salah satu cara terbaik  untuk tetap sibuk dan bergerak sehingga terhindar dari kecanduan televisi. Untuk itu, dukung anak untuk terlibat dalam hobi yang membutuhkan waktu, konsentrasi, dan usaha. Cara ini akan menjauhkan anak dari tontonan yang tidak mendidik dari televisi.

Kata Kunci Halaman Ini:

dampak bayi yg aktif, faktor penyebab kecanduan televisi

Baca Juga: