Anak Suka Menahan Pipis – Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Suka Menahan Pipis Kebiasaan anak suka menahan pipis sudah umum terjadi. Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus tentu akan menimbulkan dampak yang sangat serius bagi kesehatannya. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa dialami anak adalah infeksi saluran kemih dan penyakit kencing batu. Apalagi, infeksi kandung kemih merupakan penyakit urutan kedua setelah infeksi saluran pernafasan pada anak.


Faktor Penyebab Anak Suka Menahan Pipis

Penyebab Anak Suka Menahan Pipis

Anak yang memiliki kebiasaan menahan pipis bisa disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

  • Gangguan organik. misalnya ketika kencing anak merasa kesakitan.
  • Lubang kulub bagi anak laki-laki yang terlalu sempit, sehingga air kencing tertahan dan menimbulkan rasa sakit.
  • Kelainan anatomi pada organ kemihnya, yang menyebabkan rasa perih seperti tertusuk.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Makan yang tidak diimbangi oleh minuman air putih yang cukup.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan-makanan manis
  • Aktivitas-aktivitas tertentu yang mengasikan, misalnya saat sedang bermain atau menonton kartun kesukaannya sehingga enggan untuk buang air kecil.

Dampak Kebiasaan Menahan Pipis bagi Kesehatan Fisik Anak

Dampak Anak Suka Menahan Pipis

Anak-anak yang suka menahan pipis akan mengalami berbagai macam penyakit, di antaranya:

  • Rentan terserang berbagai kuman dan bakteri yang dapat mengakibatkan infeksi pada alat kelamin.
  • Sering terasa perih dipangkal bagian dalam buah zakarnya.
  • Menyebabkan sakit perut.
  • Sering mual-mual atau muntah.
  • Sering merasa sakit pinggang.
  • Sering pipis atau kencing, namun sedikit-sedikit (jengkolan)
  • Tubuh sering kali terasa demam, mearasa pusing-pusing dan tidak fit.
  • Meneyebabkan infeksi ginjal dan gagal ginjal.

Cara Mengatasi Anak Suka Menahan Pipis

Cara Mengatasi Anak Suka Menahan Pipis

Berikut ini ada beberapa cara untuk mengatasi anak yang suka menahan pipis. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengajarkan Anak untuk Buang Air Kecil secara Teratur

Orang tua harus selalu megarahkan anak agar buang air kecil secara tertaur. Dengan cara ini, anak akan terbiasa untuk segera buang air kecil ketika dorongan untuk buang air kecil datang.

  1. Jangan Memaksa Anak untuk Pipis jika Belum Waktunya

Jangan memaksa anak untuk pipis jika belum waktunya. Sebab, jika Anda terlau mengontrol atau atau memaksanya, anak justru akan menjadi semakin malas untuk melakukannya. Untuk itu, biarkanlah anak merasa nyaman ketika akan buang air kecil. Kenapa demikian?  Bila anak selama ini sudah merasa nyaman, tentu ia tidak akan merasa enggan untuk buang air kecil.

  1. Memeriksakan Anak

Bila anak sering menahan pipis, cobalah untuk memeriksa apakah ada masalah atau kelainan pada saluran kencingnya. Sebab, tidak tertutup kemungkinan bahwa masalah atau kelainan pada saluran kencing bisa saja terjadi sejak anak baru lahir. Oleh karena itu, jika Anda sudah menemukan adanya indikasi yang tidak wajar pada kebiasaan anak saat buang air kecil, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Dengan demikian, orang tua akan mendapatkan informasi yang lebih valid apakah anaknya memang memiliki masalah pada saluran kencingnya atau tidak.