Anak Suka Menggaruk-garuk Kepala – Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Suka Menggaruk-garuk Kepala Rasa gatal di kepala sering kali dihubungkan dengan ketombe. Orang yang memiliki masalah ketombe kerap direpotkan dengan ketombe yang mengotori pakaian mereka. Belum lagi rasa gatal yang membuat keinginan untuk terus menggaruk-garuk kepalanya.

Namun tidak hanya itu, rasa gatal dikepala juga kemungkina  disebabkan oleh kutu kepala. Inilah yang sering kali terjadi pada anak-anak yang suka menggaruk-garuk kepalanya. Padahal, jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi kesehatan kulit kepala.

Faktor Penyebab Anak Suka Menggaruk-garuk Kepala

Penyebab Anak Suka Menggaruk-garuk Kepala

Munculnya kutu kepala bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Tidur dengan orang yang memiliki kutu.
  • Menggunakan sisir yang sama dengan orang yang memiliki kutu.
  • Rambut kepala yang tidak bersih juga berpengaruh terhadap berkembang – biaknya telur-telur kutu.
  • Kulit kepala yang berminyak akan menyebabkan anak ketombean. Ketombe juga menyebabkan terjadinya gatal-gatal pada kepala anak.

Dampak kebiasaan Menggaruk-garuk Kepala bagi Kesehatan Fisik Anak

Berikut adalah beberapa akibat yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan menggaruk-garuk kepala bagi kesehatan fisik anak:

  • Merusak struktur kulit kepala.
  • Meneyebabkan luka dan lecet.
  • Kulit kepala mudah terinfeksi bakteri, virus, atau mikrobalain.
  • Menyebabkan infeksi bakteri yang berujung pada bisul atau jerawat pada kulit kepala.

Mengatasi Anak yang Suka Menggaruk-garuk Kepala

Karena penyebab utama anak suka menggaruk-garuk kepala adalah adanya kutu kepala, maka cara mengatasinya adalah dengan menghilangkan kutu kepala tersebut.  Selain itu, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah berulangnya kebiasaan ini, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Hindari Kontak Langsung dengan Orang yang Berkutu

Jauhkan anak dari orang yang memiliki kutu kepala. Sebab, jika kepala anak bersentuhan dengan kepala orang tersebut, misalnya saat tidur, kutu kepala akan berpindah ke kepala anak. Selain itu, hindari juga menggunakan perlengkapan yang sama dengan tersebut, seperti sisir, handuk, topi, pakaian, dan lain sebagainya.

  1. Gunakan Sampo Khusus

Gunakanlah sampo khusus yang mengandung obat pembasmi kutu kepala. Akan tetapi, karena sampo khusus ini biasanya agak keras, maka Anda harus berhati-hati dalam memakainya. Baca terlebih dahulu aturan pakainya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Keramas Secara Rutin

Hal paling dasar yang bisa dilakukan untuk merawat dan menjaga kebersihan kulit kepala atau rambut anak adalah dengan keramas secara rutin. Meskipun demikian, intensitas keramas setiap anak tentu berbeda-beda dan jenis sampo yang digunakan pun juga harus seusai. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah adanya ketombe akibat rambut kepala yang kotor dan berminyak.

  1. Memotong Rambut

Jika semua cara diatas sudah dilakukan tapi tidak berhasil, Anda bisa memutuskan untuk memotong rambut anak setipis mungkin atau bahkan di gundul.

  1. Menggunakan Antiseptik

Jika dalam keluarga Anda terbiasa menggunakan suatu benda secara bersama, seperti sisr, sikat rambut, aksesoris rambut (pita, bando, atau jepit) dan semacamnya, maka disarankan untuk merendam semua benda-benda tersebut ke dalam cairan antiseptik. Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya telur kutu yang masih menempel dibenda tadi.

Kata Kunci Halaman Ini:

bayi sering menggaruk kepala

Baca Juga: