Anak Suka Menggigit Kuku – Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Suka Menggigit Kuku – Sebenarnya, kebiasaan menggigit kuku tidak hanya dilakukan oleh anak-anak, tapi juga orang dewasa. Padahal, kebiasaan ini dogolongkan sebagai kebiasaan buruk yang bisa membuat banyak orang kecanduan.

Menurut Terry M. Mc Clanahan dalam hasil studinya yang berjudul Operant Learning Principles Applied to Nail Biting. Persentase kebiasaan menggigit kuku sebanyak 28-33 persen terjadi pada anak – anak usia 7 -10 tahun, 44 persen remaja, 19-29 persen dewasa muda, dan 5 persen pada dewasa tua. Dari sini jelas bahwa kebiasaan menggigit kuku ini banyak dialami oleh anak-anak sampai ia menjadi dewasa. Kebiasaan ini kemungkinan merupaka perpanjanan dari kebiasaan mengisap ibu jari pada masa kecil.

Anak Suka Menggigit Kuku - Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Anak Suku Menggigit Kuku

Berikut ini ada beberapa faktor penyebab anak sering menggigit kuku, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Kebiasaan menggigit kuku pada umumnya terjadi karena kebiasaan yang dimulai sejak kecil.
  • Kebiasaan menggigit kuku ini tanpa disadari banyak dilakukan saat sedang melakukan kegiatan sehari-hari, seperti halnya menonton televisi, membaca buku, atau bermain.
  • Gangguan perilaku dan konsentrasi seperti hiperaktif atau attention deficit hiperaktivity disorder(ADHD) juga bisa memicu munculnya kebiasaan menggigit kudu pada anak.

 Dampak Kebiasaan Menggigit kuku bagi Kesehatan Anak

Secara medis, kebiasaan ini sangat berbahaya bagi kesehatan fisik anak. Jari tangan anak bisa terluka dan berdarah. Luka tersebut sangat mungkin mengalami infeksi. Menggigit kuku yang kotor juga bisa menyebabkan penyebaran kuman dalam tubuh.

Berikut ini, ada beberapa efek buruk dari kebiasaan menggigit kuku, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Kebiasaan menggigit kuku dapat menyebabkan infeksi pada kulit disekitar kuku. Hal ini terjadi karena pelindung antara kuku dan lipatan kuku pecah akibat lembab.
  • Kebiasaan menggigit kuku yang dilakukan secara konstan oleh anak-anak dapat menyebabkan bakteri atau virus menyebar dari kuku dan jari atau juga ke bibir dan mulut. Ketika jari si kecil terus-menerus basah karena air liurnya, maka hal ini dapat menyebabkan infeksi ragi di kuku dan herpes oral.
  • Masalah oral yang ditimbulkan karena menggigit kuku antara lain adalah gingivitis (radang gusi) dan kerusakan gigi. Hal ini akan menyababkan gigi menjadi rentan pecah dan mudah retak. Selain itu, kebiasaan menggigit kuku juga akan menyebabkan akar gigi menjadi pendek atau yang dikenal dengan resorpsi akar. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan gigi rontok.
  • Menggigit kuku juga dapat menyebabkan kutil pada kuku, kasar, dan kuku tumbuh keras di bawah dan di sekitar kuku tersebut. Kutil ini sulit untuk disembuhkan karena lokasinya yang berbeda disekitar kuku.
  • kebiasaan menggigit dapat merusak kuku, mengurangi keindahan kuku, dan mengganggu pertumbuhannya.

 Mengatasi Kebiasaan Menggigit Kuku pada Anak  

Sebelum beberapa efek buruk diatas terjadi pada anak, orang tua seharusnya segera mengambil tindakan untuk mengehentikan kebiasaan tersebut. Di bawah ini ada beberapa hal bisa dilakukan untuk mencegah kebiasaan buruk tersebut, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Memotong Kukunya

Pastikan bahwa Anda memotong kuku anak secara teratur. Jangan tunggu sampai panjang agar si kecil tidak punya kesempatan untuk menggigit-gigit kukunya lagi.

  1. Menggunakan Pewarna Kuku

Untuk anak perempuan, coba gunakan pewarna kuku saat mereka sedang liburan. Dengan kuku yang berwarna-warni, anak pasti akan sayang untuk menggigit kukunya tersebut. Akan tetapi, pastikan bahwa pewarna kuku yang digunakan aman.

  1. Menggunakan Sarung Tangan

Pakaikan sarung tangan pada anak Anda untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku. Hal ini merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengurangi kebiasaan buruk mereka.

  1. Menggunakan Sesuatu yang tidak Disukai Anak

Sesekali oleskan sesuatu yang tidak disukai anak, misalnya minyak telon atau minyak kayu putih pada jari tangan anak. Sesuatu yang terasa tidak enak bisa membuat anak Anda mengurangi kebiasaan buruk tersebut.

  1. Ganti Kesibukan Anak dengan Aktivitas Lain

Isilah waktu mereka dengan berbagi kesibukan, misalnya menggambar, menulis, dan menyusun gambar. Dengan cara ini, perhatian anak akan teralihkan dari menggigit kuku.

  1. Meningkatkan Kesadaran Anak

Anda juga perlu meningkatkan kesdaran si kecil untuk mengurangi kebiasaan menggigit kuku tersebut. Ajarkan pada mereka bahwa kebiasaan menggigit kuku adalah kebiasaan buruk dan tidak ada orang yang menyukainya. Jika perlu, buat persetujuan bersama bagaiman cara Anda mengingatkan, terutama bila didepan umum, misalnya dengan bahsa isyarat dan sebagainya.

  1. Jangan Memarahi

Kebiaasaan menggigit kuku cenderung dilakukan anak tanpa sadar. Bila anak tidak menyadarinya, maka memarahi atau memaksanya untuk menghentikan kebiasaan itu merupakan cara yang sia-sia. Sebaliknya, beritahu si kecil secara perlahan-lahan bahwa kebiasaan tersebut tidak baik bagi kesehatannya.

  1. Memberikan Hadiah

Kalau anak sudah mulai mampu mengurangi kebiasaan buruknya, coba berikan hadiah. Hal ini penting untuk dilakukan agar si kecil merasa dihargai dalam usahanya untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

Kata Kunci Halaman Ini:

efek suka menggigit kuku

Baca Juga: