Anak Susah untuk Tidur – Faktor, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Posted on

ArenaWanita.com | Anak Susah Tidur Susah untuk tidur tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Padahal, kebutuhan manusia akan tidur seharusnya bisa tercukupi agar produktivitasnya tidak terganggu. Oreang dewasa perlu tidur sekitar 6-8 jam per hari, bayi membutuhkan 16-20 jam per hari, balita memerlukan sekitar 12-13 jam tidur per hari, dan kurang lebih 10-12 jam tidur pada anak-anak di atas 5 tahun.

Kurangnya waktu tidur bagi anak-anak bisa berdampak buruk pada perkembangan fisik dan kognitifnya. Sebab, organ tubuh anak memproduksi dan melepaskan jenis hormon tertentu ketika tidur di malam hari. Proses ini dipastikan terganggu bila anak-anak tidak cukup tidur atau tidurnya terganggu.

Anak Susah untuk Tidur – Faktor, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Anak Susah untuk Tidur

Memang tidak ada penyebab pasti kenapa anak-anak begitu susah untuk tidur ketika jam tidurnya tiba. Meskipun demikian, ada beberapa faktor yang diduga kuat bisa menjadi penyebab anak yang susah untuk tidur. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Biasanya, anak yang susah untuk tidur sering terjadi karena lapar. Seperti orang dewasa, anak terkadang susah untuk tidur pada saat perut mereka lapar, baik saat siang atau malam hari.
  • Ketika sedang asyik menonton film kesayangannya, biasanya anak akan sulit untuk diajak tidur.
  • Kondisi tubuh yang terlalu lelah akan membuat bayi atau anak susah untuk tidur. Sebaliknya, kegembiraan berlebihan yang terjadi sebelum tidur juga membuat mereke sulit untuk terlelap karena masih ingin bersenag-senang.
  • lampu kamar yang terlalu terang juga dapat membuat anak kesulitan untuk memejamkan mata.

Dampak Kebiasaan Kurang Tidur bagi Kesehatan Fisik dan Mental Anak

Berikut ini adalah berbagai dampak buruk dari kurangya waktu bagi kesehatan fisik dan mental anak:

  • Anak akan mengalami penurunan kecerdasan (IQ).
  • Anak sulit untuk berfikir logis.
  • Anak menjadi sensitif dan cenderung hiperaktif.
  • Anak selalu terlihat lelah dan tidak enerjik.
  • Memciu peningkatan hormon stres kortisol. Hal ini dapat membuat anak mudah merasa sedih, marah, lelah, mual, dan khawatir sepanjang waktu.
  • Anak mudah mengalami obesitas.
  • Anak rentan terserang diabetes tipe-2.

Mengatasi Anak yang Susah untuk Tidur

Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan anak yang susah untuk tidur. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan Perut Anak Kenyang

Sebelum tidur. pastikan bahwa perut anak dalam kondisi kenyang. Sebab, anak yang tidur dalam keadaan lapar tidak akan bisa tidur dengan lelap.

  1. Kurangi Kebiasaan Menonton TV yang berlebihan

Orang tua harus bisa mengatur kapan anak diperbolehkan untuk menonton TV, waktu bermain, serta waktu bagi anak untuk beristirahat. Jika jadwal tersebut sudah ditetapkan, maka anak tidak boleh melakukannya diluar waktu yang sudah ditentukan.

  1. Kenali Kondisi Fisiknya

Setelah selesai beraktivitas, jangan pernah menyuruh anak untuk langsung tidur. Sebab, ini adalah upaya yang sia-sia. manfaatkan waktu 15-20 menit untuk melakukan tahap cooling down menjelang tidur. Gunakan waktu ini secara baik untuk melakukan beberapa kegiatan yang sederhana, seperti bercerita, membelai, atau mengelap badannya dengan handuk hangta agar ia merasa lebih nyaman dan rileks. Dengan demikian, anak diharapkan akan lebih mudah untuk terlelap.

  1. Buat Anak Merasa Aman

Sebisa mungkin, jauhkan hal-hal yang membuat anak merasa kurang nyaman. Ajak anak untuk bercerita dan mengeluarkan segala kegelisahan dan kecemasannya. Biarkan isi pikirannya lega seolah masalah yang sebelumnya terjadi sudah selesai. Dengan cara ini, anak akan lebih mudah untuk tidur.

  1. Menggunakan Lampu Tidur

Ruang tidur yang nyaman juga harus diperhatikan agar anak bisa tidur dengan lelap. Salah satunya adalah kondisi penerangan didalam kamar. Biasakan untuk mematikan lampu dan gunakanlah lampu redup, penerangan kecil, atau cahaya dari ruangan lain. Dengan demikian, anak akan bisa beradaptasi dan terbiasa dengan jam tidur yang tepat waktu.

Kata Kunci Halaman Ini:

penyebab anak sulit tidur dan cara mengatasinya

Baca Juga: