Aneka Makanan Olahan Ketan Khas Nusantara

Posted on

ArenaWanita.com – Beras ketan adalah sejenis beras yang dihasilkan dari padi ketan. Bentuknya persis seperti beras biasa, tetapi warna putihnya lebih pekat. Selain itu teksturnya ketika dimasak pun lebih lengket daripada nasi. Ketan sendiri telah menjadi salah satu makanan tradisional yang populer di Nusantara.

Diberbagai wilayah Indonesia terdapat penganan yang terbuat dari bahan baku ketan. Berikut ini makanan-makanan olahan ketan khas Nusantara tersebut.

  • Ketan Susu  

Yang pertama adalah makanan dari ketan di Jakarta, tepatnya didaerah Kemayoran. Dimana terdapat sebuah warung yang menjual cemilan khas yaitu ketan susu. Jajanan ini berupa ketan kukus yang ditaburi parutan kelapa dan disiram susu kental manis putih diatasnya.

Sepiring ketan panas tersebut disajikan dengan gorengan dan teh khas kota Tegal untuk melengkapi kenikmatannya. Jika anda tertarik dengan jajanan yang satu ini, cukup datang saja ke Jalan Garuda Ujung di daerah Kemayoran. Jangan berharap tempat ini adalah restoran atau kafe yang nyaman, karena tempat berjualan ketan susu ini adalah warung kecil yang agak tersembunyi.


Gorengan yang terdiri dari pisang goreng dan tempe goreng, ditumpuk begitu saja tanpa disusun rapih. Namun, semua itu sama sekali tidak mengurangi jumlah pelanggan yang membanjiri tempat ini. Pemilik warung yang buka 24 jam ini adalah Abdullah lelaki berusia 36 tahun.

Ketan Susu

Ia mewarisi warung ketan susu dari kakeknya yang bernama HJ Sukrad. Sang kakek membuka warung tersebut sejak tahun 1960. Pada awalnya, ketan yang dijual disini hanyalah ketan biasa dengan parutan kelapa tanpa susu. Namun, dahulu warung ini mempunyai pelanggan seorang anak kecil yang selalu meminta tambahan susu kental manis diatas ketan pesanannya. Lama kelamaan kebiasaan itu ditiru oleh pelanggan lain dan ternyata sangat disukai.

  • Ketan Bakar, Lembang Bandung

Ketan bakar, begitulah masyarakat kota Bandung mengenalnya. Makanan yang terbuat asli dari beras ketan ini merupakan salah satu jenis makanan khas Jawa Barat. Biasanya, ketan bakar selalu berbentuk persegi yang disuguhkan melalui proses pembakaran terlebih dahulu.

Ketan dibakar agar ketannya pecah dan hangat sehingga lebih nikmat disantap. makanan ini terbuat dari beras ketan putih yang dikukus hingga matang, kemudian dibentuk menjadi persegi empat panjang dan dibakar diatas tungku arang. Setelah bagian permukaannya berwarna kecoklatan atau agak gosong, barulah diangkat dan ditaruh diatas potong daun pisang. Ketan bakar sebenarnya sudah terasa lezat tanpa menu tambahan apapun. Namun, masyarakat kota Bandung gemar menikmatinya bersama sambal tauco yang digrus dengan cabai. Selain itu ditambahin juga dan taburan colenak kelapa yang manis dan gurih.

Ketan Bakar, Lembang Bandung

Paduan ketan pulen dan sedikit sengatan pedas cabai akan terasa sangat enak dilidah. Ketan bakar sangat banyak ditemui di Bandung. Tepat menyantap ketan bakar paling terkenal tentu saja dikawasan Lembang. Lembang adalah daerah dataran tinggi di Bandung yang memiliki hawa sejuk dan segar.

  • Ketan Durian

Makanan berbahan ketan berikutnya memakai bahan dasar lain yaitu durian. Ya, durian adalah salah satu buah favorit banyak orang Indonesia, baik dikmakan langsung maupun diolah menjadi berbagai makanan sama lezatnya. Jika kota Bandung sebelumnya sudah terkenal dengan es duren yang nikmat, maka sekarang bertambah lagi satu jajanan dari bandung yang memakai bahan dasar durian yaitu ketan durian. Ketan durian ini dijual oleh Arditya Peradana, dia bersama temannya berjualan ketan durian sekitar lapangan Gasibu Bandung. Ketan durian dengan merk Furlan ini dijajakan dibagasi mobil dengan harga Rp 10,000 / porsi. Promosinya, cukup menggunakan jejaring sosial Twitter saja. Cara promosi tersebut terbukti cukup ampuh, karena ketan durian ini banyak dicari dan laku keras.

Ketan Durian

Arditya yang akrab disapa Dita ini mengatakan, bahwa awal terciptanya ketan durian ini adalah dari kesukaan ibunya yang membuat berbagai jenis kue dan jajanan berbahan dasar ketan. Karena itulah produknya dinamakan Kren Furlan, yang merupakan singkatan dari Ketan Durian Furnama Wulan yang merupakan nama sang ibu. Ketan dibuat menggunakan bahan-bahan seperti beras ketan, santan dan pasta pandan.

Beras ketan dimasak bersama santan dan bahan-bahan lainnya, kemudian dicetak menggunakan mangkuk kecil. Setelah itu, ketan disiram dengan saus durian yang dibuat dari 2 buah durian segar tanpa bahan pengawet. Rasa khas dari saus durian inilah yang membuat pelanggannya ketagihan.

  • Tape Uli

Berikutnya adalah tape uli. Dalam kehidupan masyarakat Betawi, dikenal berbagai macam makanan dan minuman yang khas dimana salah satunya tape uli atau ketan uli. Makanan ini biasa disajikan saat perayaan keagamaan seperti lebaran. Ketan uli merupakan satu dari sekian banyak penganan khas Betawi yang masih terjaga kelestariannya.

Pembuatan ketan uli memiliki makna mendalam, dalam kebudayaan masyarakat Betawi yaitu sebagai simbol kekeluargaan atau silaturahmi yang terjalin antar keluarga. Hal ini ditunjukan dan pembagian tugas antara pria dan wanita dalam proses pembuatannya. Biasanya kaum pria yang menumbuk ketan, sedangkan para wanita kebagian tugas memasak atau membuat ketan ulinya.

Tape Uli

Bahan pembuatan ketan uli adalah tape ketan, ragi tape, beras ketan putih, kelapa parut segar dan garam. Proses pembuatannya adalah untuk awal beras ketan dicuci hingga bersih, kemudian direndam dalam air bersih selama 2 sampai 6 jam dan dimasah hingga matang. Setelah itu ketan dipindahkan selagi panas dalam wadah dan ditaburi kelapa, garam, lalu diaduk hingga rata. Setelah matang, tape uli dibungkus menggunakan daun pisang, kemudian dipotong menjadi beberapa bagian. Ketan uli biasa disajikan dengan tape ketan yang segar. Selain di Jakarta, ketan uli juga banyak digunakan sebagai pelengkap prosesi sakral pada tradisi Jawa di Yogyakarta dan Surakarta.

  • Jadah Manten

Lalu ada jadah manten atau ketan pengantin yang merupakan makanan khas dari Jawa Tengah. Jadah adalah sebutan orang Jawa untuk makanan yang terbuat dari beras ketan. Awlanya, jadah manten merupakan makanan Keraton Yogyakarta dan hanya dikonsumsi oleh kalangan bangsawan saja. Namun, lambat laun makanan tersebut bisa dinikmati oleh rakyat biasa. Jadilah jadah manten ini sebagai jajanan pasar. Dilihat dari resep pembuatannya, jadah manten dianggap mirip dengan makanan khas Jawa Tengah lainnya yaitu Semar Mendem, namun terdapat perbedaan diantara keduanya yaitu cara menyajikannya dan proses pembuatan akhirnya.

Jadah Manten

Jadah manten yang menggunakan daging ayam atau daging sapi cincang didalamnya dan dibakar terlebih dahulu membuat rasanya lebih enak. Dan membuat aromanya semakin menggugah selera untuk memakannya. Jadaha manten juga dilengkapi dengan santan yang membuat lebih gurih. Disajikan dengan penjepit bambu, membuat penyajian jadah manten lebih terlihat teradisional dan antik.

Baca juga:

Itulah beberapa makanan nusantara yang terbuat dari bahan dasar ketan. Kenikmatan makanan khas Indonesia tentu saja tidak kalah dengan makanan dari luar negeri. Ruangkanlah waktu anda untuk mengunjungi pasar-pasar tradisional, guna menemukan kenikmatan jajanan khas Indonesia yang menggugah selera. Selamat mencoba!


Kata Kunci Halaman Ini:

ketan susu, aneka olahan ketan, jajanan jkt terbuat dari ketan putih, olahan beras ketan, hasil olahan ketan, olahan ketan, makanan nusantara dari ketan putih, terletak di jalan mana makanan ketan selai durian di tegal, aneka olahan beras ketan, aneka masakan berbahan ketan