Tau Gak Sih Apa Bahaya Tidur Setelah Makan?

Posted on

ArenaWanita.com – Banyak orang mengeluhkan merasa mengantuk setelah makan, apakah anda juga pernah mengalaminya? Bukankah dengan makan kita menambah energi? Lantas mengapa justru rasa mengantuk yang muncul. Biasanya rasa kantuk ini muncul setelah kita makan- makanan yang mengandung karbohidrat. Pendapat yang lain mengatakan kita menjadi mengantuk setelah makan banyak, karena aliran darah akan banyak kesaluran pencernaan kita.


Semakin banyak makanan yang kita konsumsi, maka semakin banyak darah yang mengalir kesaluran pencernaan kita. Hal ini juga menyebabkan pasokan oksigen untuk otak dan organ-organ lain berkurang, sehingga kita menjadi lemas dan mengantuk.

Nah, meski tidur sangat baik untuk kesehatan, namun bila kita tidur setelah makan ternyata ini sangat berbahaya untuk kesehatan. Karena itu disarankan sebaiknya makan 3 jam sebelum tidur, dan berikut ini adalah bahaya yang bisa ditimbulkan kalau kita langsung setelah makan. Ini dia informasinya.

Tenggorokan Terbakar

Bahaya pertama bila tidur setelah makan adalah tenggorokan terasa terbakar. Ini karena dipicu oleh refluks asam. Gastroesophageal Reflux Disease atau disingkat (GERD) yang merupakan nama lain dari refluks asam adalah tidak menutupnya katup antara perut dan kerongkongan.

Hal ini memungkinkan asam lambung untuk menjalar ke tenggorokan dan menyebabkan sensasi tenggorokan terbakar. Gejala ini merupakan gangguan dimana asam di lambung terdorong ke kerongkongan, karena katup yang memisahkan perut dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik.

Tenggorokan Terbakar

Refluks asam juga biasa terjadi pada orang yang menderita obesitas, hal itu karena pada orang gemuk perut kelebihan beban sehingga ada tekanan pada perut yang membuat katup otot antara kerongkongan dan perut terbuka. Pada orang normal katup ini otomatis tertutup mencegah naiknya asam dilambung ke kerongkongan. Refluks asam tidak terkontrol dapat menyebabkan esophagitis atau peradangan dari esophagus. Luka diperut anda dan di kerongkongan yang mungkin mulai pendarahan.

Rasa Panas di Dada

Rasa Panas di Dada

Bahaya kedua bila tidur setelah makan adalah rasa panas di dada. Pada awalnya berbaring setelah makan mungkin akan membuat anda merasa baik. Namun sementara tubuh kita beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras. Hal tersebut bisa meningkatkan kadar asam lambung dan memicu sakit maag, terkadang bisa juga menimbulkan rasa panas pada perut, dada dan tenggorokan.

Normalnya isi lambung atau maag akan kosong kembali sekitar 2 jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring maka proses pengosongan lambung atau maag akan terhambat atau terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan. Jadi sebaiknya jangan segera berbaring setelah makan, tunggu setidaknya hingga 1 jam agar sebagian besar makanan sudah kelambung menuju usus.

Berat Badan Naik

Berat Badan Naik

Bahay berikutnya setelah makan adalah berat badan menjadi naik, itu terutama terjadi bila anda terbiasa makan larut malam sebelum tidur. Selama tidur kecepatan sistem pencernaan akan melambat, untuk alasan ini makan larut malam tidak dianjurkan karena enzim dan asam lambung yang berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi tidak aktiv sehingga bisa menumpuk kalori dalam tubuh. Padahal untuk menurunkan berat badan tubuh kita harus membakar kalori lebih banyak dari kalori yang kita konsumsi.

Makanan yang terbanyak ketika kita tidur setelah makan, terutama terjadi dibagian perut sehingga biasanya perut akan menjadi buncit. Untuk menghindari rasa kantuk setelah makan, maka sebaiknya jangan makan hingga terlalu kenyang. Pebanyaklaah asupan protein dan kurangi jumlah asupan karbohidrat. Kurangi makanan bertepung dan yang mengandung gula seperti roti, muffin, cake. Pilihlah sumber protein dengan lemak rendah seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, ikan dan dafing ayam tanpa kulit dll.

Serangan Stroke

Serangan Stroke

Bahaya bila makan setelah tidur selanjutnya adalah serangan stroke. Mungkin ini merupakan resiko paling berbahaya dari tidur setelah makan. Hasil sebuah penelitian yang dilakukan University of Loannina Yunani menemukan bahwa prilaku segera tidur setelah makan dapat meningkatkan resiko kita mengalami serangan stroke. Penelitian yang melibatkan 500 respon dan orang sehat menemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur, mempunyai resiko terendah untuk mengalami stroke.

Ada 2 teori yang bisa menjelaskan hasil penelitian ini. Pertama stroke bisa terjadi disebabkan oleh kerasnya kerja sistem pencernaan kita yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah, kadar gula darah dan kolestol yang nantinya memicu terjadinya stroke. Teori kedua mengemukakan refluks asam yang terjadi bila kita segera tidur setelah makan, mungkin meningkatkan terjadinya afnea tidur atau nafas terhenti selama tidur yang bisa menyebabkan serangan stroke.

Sariawan

Sariawan

Bahaya yang terakhir bila tidur setelah makan adalah sariawan. Hal itu terjadi bila kita tidur setelah makan maka menyebabkan pencernaan kacau, berakibat juga panas dalam yang akhirnya membuat penyakit sariawan. Jadi orang yang terkena sariawan bukan semata-mata akibat kekurangan vitamin C, tetapi juga karena makan tidak teratur dan kebiasaan buruk tidur setelah makan. Panas dalam adalah suatu keadaan dimana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan, terutama di sistem pencernaan. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin.

Baca juga:

Demikan beberapa bahaya tidur setelah makan, semoga artikel diatas bisa menjadi bermanfaat untuk anda dan keluarga.


Kata Kunci Halaman Ini:

artikel bahaya tidur setelah makan dalm bahasa ingria