Hati-Hati, Ternyata Perasaan Bahagia Bisa Bikin Badan Gemuk

Posted on

ArenaWanita.com | Perasaan Bahagia Bisa Bikin Badan Gemuk – Wow, ini celana jadi tidak cukup, baju juga ikutan jadi sempit. Hmmm kayaknya tanda-tanda harus cepat ikutan diet. Ternyata, resleting malah jadi susah buat ditutup gara-gara badan jadi melar. Tidaaaaaakkkkk !!!

Dalam pikiran AW’ers pasti hanya ada 1 kata yaitu Diet..diet…diet. Sikap panik sudah pasti muncul, gara-gara baju dan celana kesayangan sudah tidak bersahabat lagi.

Ada segelintir orang yang mempunya pendapat, “apa peduli anda ?” Saya sudah cukup merasa nyaman dengan keadaan seperti sekarang, sehingga buat apa diet ? Diet cuma untuk membuat orang lain senang.”

Sebenarnya pernyataan diatas tadi tidak salah juga. Karena yang namanya rasa nyaman untuk diri sendiri tidak dilihat dari apakah AW’ers langsing atau gemuk. Namun, AW’ers harus sadar bila nantin badan sudah mulai beranjak gemuk, sudah pasti yang namanya penyakit bakal mengikuti. Gemuk boleh, tapi alangkah lebih baiknya jika sehat dan gemuk.

Baru – baru ini telah dilakukan sebuah penelitian, dimana hasilnya penelitian tersebut mengungkap sebuah fakta. Fakta apa ? Fakta yang mengatakan jika rasa bahagia atau happy dapat menjadikan tubuh lebih cepat menjadi gemuk, khususnya untuk kaum wanita. Saat wanita mulai merasa bahagia, maka dengan sendirinya akan timbul rasa excuse yang dapat membuat berat badan bertambah.

Hati-Hati, Tenyata Perasaan Bahagia Bisa Bikin Badan Gemuk

Untuk mendapatkan keakuratan data, maka diadakanlah sebuah tes yang dikerjakan oleh psikolog dari Belanda di Maastricht University. Dari percobaan yang sudah dilakukan, maka telah didapat sebuah kesimpulan bila murid yang mengkonsumi keripik serta cokelat saat menonton lebih banyak diambil. Lalu, setelah mendapatkan pengukuran tersebut maka psikolog tersebut menemukan sebuah fakta baru bila saat cuplikan yang beradegan bahagia merupakan waktu yang tepat untuk makan keripik dan cokelat.

Hasil tersebut menunjukkan kebenaran. AW’ers pasti pernah kehilangan nafsu makan tiba – tiba., saat perasaan AW’ers dikuasai oleh pikiran negatif. Contohnya, mendengar kabar buruk, patah hati, tidak mencapai target saat kerja dapat membuat AW’er kehilangan selera untuk makan. Sangat berbanding terbalik ketika AW’ers bahagia, dimana semua makanan sangat dengan mudahnya dikonsumsi tanpa melihat efek samping yang timbul dari makanan tersebut.

Menurut seorang Psikolog makanan, Dr Christy Fergusson, “Saat manusia berada dalam perasaan yang bahagia serta rileks, maka secara alamiah tidak akan memperhatikan kalori. Karena kita sedang berada dalam perasaan yang bahagia.

Baca juga

Dari fakta yang didapat diatas tadi, maka bisa diambil sebuah kesimpulan bila lebih banyak manusia yang akan makan dengan banyak tanpa sadar saat berada dalam kondisi perasaan yang rileks juga bahagia. Selain itu, kita akan lupa juga dengan teguran – teguran yang muncul dimana teguran tersebut memaksa kita untuk membatasi makanan yang dimakan. Mungkin saja hal itu bisa menjadi sebuah kebiasaan yang bagus, sebab termasuk kedalam fase cara menikmati hidup. Namun, AW’ers harus tetap memperhatikan untuk selalu disiplin dalam mengatur makanan yang masuk dan tentu saja harus sadar akan pentingnya program diet. Tidak ada salahnya untuk membaca artikel mengenai Diet Mayo untuk menambah pengetahuan.

Kata Kunci Halaman Ini:

bagaimana cara agar cewek bahagia dan bertambah gendut, apa bahagia bisa gemuk, kata bahagia krna gemuk, bahagia bisa bikin gemuk, pacaran bikingemuk, penyebab gemuk setelah berpacaran, badan gendut bahagia, badan gemuk hidup senang, wanita gendut yang happy, apakah gemuk menandakan kebahagiaan

Baca Juga: