Hindari 5 Hal Berikut Saat Puasa, Jika Tidak Ingin Puasa Anda Menjadi Sia-Sia – No, 4 Paling Sering Dilakukan oleh Kita!!

Posted on

ArenaWanita.com – Terdapat banyak perkara yang mungkin saja dikira sepele oleh golongan muslimin di Indonesia ini saat berpuasa di bln Ramadhan. Meskipun sebagian perkara ini tak membatalkan puasanya tetapi dapat membuat pahala puasanya dikurangi. Mari kita simak sebagian perkara itu dibawah ini:

1. Emosi/Marah. Kerapkali orang yang dikuasai amarah bakal menimbulkan makian pada orang yang dimarahinya, bahkan juga bila amarahnya semakin besar lagi bakal menyebabkan perkelahian yang berbuntut pembunuhan. Karena itu Allah memerintahkan golongan muslimin untuk berpuasa dalam rencana wujudkan ketakwaan dengan melatih jiwa untuk bersabar pada nafsu amarah serta nafsu syahwat.

Rasulullah shalallahualaihiwasalam bersabda dalam hadits Qudsi :

يترك طعامه وشرابه وشهوته من أجلي،
الصيام لي وأنا أجزي به رواه البخاري

” dia meninggalkan makan, minum serta syahwatnya karna Saya “. hadits kisah albukhori.

Serta dalam hadits yang lain :

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفث ولا يصخب فإن سابه أحد أو قاتله فليقل إني صائم متفق عليه

dari abu hurairoh radhiya Allahuanhu berkata :

bersabda Rasulullah shalallahualaihiwasalam ” jika salah seseorang dari kalian berpuasa jadi jangan sampai ia mengatakan perkataan kotor serta janganlah berteriak-teriak. bila ia dicaci oleh orang atau di ajak berkelahi jadi sebaiknya ia berkata : saya tengah berpuasa. ” kisah bukhori serta muslim.

Dari 2 hadits tertulis diatas tunjukkan larangan untuk mengatakan perkataan kotor serta geram saat berpuasa, karna maksud seseorang muslim berpuasa yaitu untuk wujudkan ketakwaan (melakukan apa yang diperintahkan Allah serta meninggalkan apa yang dilarang-Nya) seperti Allah subhanahuwataala berfirman :

” ياأيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون

” Wahai beberapa orang yang beriman sudah diharuskan atas kalian puasa (ramadhan) seperti sudah diawajibkan pada beberapa orang sebelumnya kalian supaya kalian bertakwa. ” surat albaqarah : 183.

Hingga amalan puasa dibulan ramadhan itu sebagai ujian atau latihan untuk membiasakan dianya melakukan apa yang diperintahkan-Nya serta menjauhi apa yang dilarang-Nya.

2. Berniat berbuka puasa dengan argumen pekerjaan berat. Walau sebenarnya pekerjaan berat tidaklah uzur untuk seorang tidak untuk berbuka puasa, terkecuali jika dengan pekerjaan beratnya dapat menyebabkan sakit jadi yang seperti ini beberapa ulama membolehkannya. Pasti uzur ini di terima apabila dia berupaya lebih dulu mencari pekerjaan yang lebih enteng yang nyatanya sesudah dia upayakan tak juga dia temui pekerjaan yang lebih enteng. Serta termasuk juga uzur apabila dia berupaya untuk tetaplah meneruskan pekerjaan beratnya hingga dia peroleh rasa letih dan payah yang membolehkan dia berbuka. Sedang fenomena saat ini orang yang mempunyai pekerjaan berat malah lebih dulu berbuka sebelumnya dia rasakan kepayahan. Hal semacam ini terang termasuk juga menyepelekan keharusan puasa. untuk lebih detilnya saksikan disini

3. Perbuatan yg tidak berfaidah, yakni perbuatan yang tak ada faedahnya serta cuma menghabiskan waktu. perbuatan seperti ini banyak dikerjakan golongan muslimin di bln ramadhan. Misalnya menggunakan waktu dengan berjalan-jalan sampai mendekati saat berbuka atau diistilahkan ngabuburit, nonton TV sepanjang hari penuh, bermain game dan lain-lain. Alangkah begitu disayangkan bln yang penuh barokah serta pengampunan yang pahalanya berlipat ganda. Apabila seseorang kerjakan amalan shalih di bln ini nyatanya ada banyak golongan muslimin yang menyia-nyiakannya.

Hindari 5 Hal Berikut Saat Puasa, Jika Tidak Ingin Puasa Anda Menjadi Sia-Sia - No, 4 Paling Sering Dilakukan oleh Kita!!

Walau sebenarnya Rasulullah sudah menyampaikan kabar kalau malaikat jibril sudah mendoakan kejelekan untuk seseorang yang merasakan bln Ramadhan namun dia tak diampuni sesudah usai bln itu karna dia sudah menyia-nyiakannya tanpa ada isi waktunya dengan amal shalih.

Rasulullah shalallahualaihiwasalam bersabda
: إِنَّ جِبْرِيلَ آتَانِي فَقَالَ : مَنْ أَدْرَكَ شَهْرَ رَمَضَانَ فَلَمْ يُغَفَرْ لَهُ فَدَخَلَ النَّارَ فَأَبْعَدَهُ اللَّهُ ، قُلْ آمِينَ فَقُلْتُ : آمِينَ

” Sebenarnya jibril sudah mendatangiku lantas berkata : siapa yang merasakan bln. ramadhan lantas tak diampuni baginya, jadi pada akhirnya masuk neraka serta dijauhkan Allah dari surga. katakanlah : amin jadi akupun mengatakan amin. ” hadits kisah ibnu hibban serta dishahihkan oleh albani di dalam kitab shahihul jami’. serta hadits yang lain :

وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

” Sungguh begitu terhina seseorang yang merasakan bln. ramadhan lalu bln. itu berlalu
sebelumnya diampuni dosa-dosanya “. hadits kisah tirmidzi serta dishahihkan oleh albani di dalam kitab shahihul jami’.

Alangkah sebaiknya apabila seseorang yang berpuasa isi waktunya dengan amalan shalih seperti membaca Alqur’an, pelajarinya, mentadabburinya, menghapalnya, bershadaqah, shalat, membahas pelajaran agama terutama spesial lagi mengenai puasa, berikan makan orang yang berbuka puasa serta amalan shalih yang lain, seperti yang dikerjakan oleh Rasulullah shalallahualaihiwasalam serta beberapa sahabatnya dan generasi sesudah mereka yang mengikutinya dengan kebaikan.

4. Repot belanja untuk persiapan Idul Fitri di terakhir bln puasa. Berbelanja satu kepentingan atau keperluan tidaklah perkara yang terlarang cuma saja fikiran yang terlalu fokus pada persiapan idul fitri sudah melupakan perhatiannya pada keutamaan di terakhir bln ramadhan yang tepatnya pada 10 hari paling akhir bln ramadhan. Dimana pada hari-hari itu ada 1 hari yang lebih paling utama dari seribu bln. Rasulullah serta beberapa sahabatnya begitu serius di hari-hari itu dengan mendekatkan diri pada Allah seperti dalam hadits :

ك كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

Nabi shalallahualaihiwasalam apabila masuk 10 hari paling akhir bln. ramadhan mengencangkan sarung*, menghidupkan malamnya, serta bangunkan keluarganya. Hadits kisah Al-Bukhari serta Muslim. serta hadits lain yang seumpama :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ

Pada sepuluh paling akhir bln. Ramadhan Rasulullah shallallahualaihiwasallam lebih giat melaksanakan ibadah melebihi hari-hari selainnya. Hadits kisah muslim. *para ulama menafsirkan kata kiasan di atas dengan perbanyak beribadah serta menjauhi terkait dengan wanita. apabila kita lihat fenomena di negeri kita terlihat sekali mereka begitu repot di terakhir bln. ramadhan dengan berbelanja baju, makanan, peralatan dan lain-lain. walau sebenarnya bln. ramadhan yaitu sebaik-baik bln. dibanding bebrapa bln. yang lain. mereka sudah mengorbankan beberapa saat yang paling penting dengan 1 hari yg tidak lebih paling utama dari hari-hari itu.

5. Perkataaan buruk atau kotor yakni tiap-tiap pengucapan buruk yang dilarang oleh Allah serta Rasul-Nya. Seperti mencemooh, mengghibah (menggunjing), memprovokasi, berdusta, perkataan jorok, bebrapa perkataan yang memiliki kandungan kesyirikan, kekufuran, bicara agama tanpa ada pengetahuan dan lain-lain.

Beberapa pengucapan seperti ini telah dikira satu yang umum apabila kita lihat fenomena-fenomena yang ada di lingkungan kita baik didalam pergaulan di sekitaran tempat tinggal ataupun yang tersaji dalam media bikin ataupun elektronik seperti TV, Radio, majalah serta surat berita. Nyaris tak ada bedanya perbuatan sorang muslim dibulan Ramadhan yang suci serta penuh barokah dengan bebrapa bln yang lain.

Kata Kunci Halaman Ini:

membatalkan puasa karna pekerjaan

Baca Juga: