4 Jeruk Khas Indonesia yang Banyak Dicari

Posted on

ArenaWanita.com – Tanaman jeruk adalah tanaman 2 tahunan yang berasal dari Asia. Konon, Cina adalah tempat pertama kali jeruk tumbuh. Tanaman jeruk sudah tumbuh di Indonesia baik secara alami atau di budidayakan sejak ratusan tahun lalu.

Bahkan saat ini Indonesia memiliki lebih dari dua ratus jenis jeruk loh. Tapi sayangnya jeruk lokal Indonesia justru kurang diminati, jeruk impor justru banyak beredar di sejumlah pasar tradisional dan pasar swalayan. Mari kita lihat beberapa jenis jeruk yang ada di Indonesia.

Jeruk Bali

Siapa sih yang gak tau jeruk yang satu ini, jeruk bali adalah jeruk yang memiliki ukuran yang lebih besar bila dibandingkan dengan jeruk jenis lainnya. Buah yang bernama latin sitrusmaksima ini memiliki kulit yang tebal. Berwarna kehijauan daging buah yang kemerahan banyak mengandung air dan mempunyai rasa yang manis asam dan agak getir.

Selain unggul dibentuknya yang besar, jeruk bali juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik bagi kesehatan kita. Salah satu kandungan yang ada di jeruk bali adalah vektin, yang dipercaya mampu menurunkan kolestrol sekaligus mengurangi resiko sakit jantung.

Kandungan vektin pada jeruk bali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk jenis lain. Ada 2 jenis jeruk bali di Indonesia yaitu, jeruk bali yang berdaging buah merah dan putih, baik jeruk bali merah maupun putih hampir sama manfaatnya. Namun jeruk bali merah lebih efektif untuk menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Selain itu jeruk bali juga mengandung anti bakteri dan zat pembersih sel darah merah yang telah tua dalam tubuh. Hmmm banyak sekali ya manfaatnya.

Jeruk Bali

Selain dari daerah asalnya yakni di Bali kalau anda ingin membeli dalam jumlah banyak mungkin anda bisa pergi ke sentra produksi jeruk bali yang ada di kabupaten Magetan dan kabupaten Madiun Jawa Timur, serta di daerah Bageng kabupaten Pati Jawa Tengah. Harga pasarnya sekitar 15 ribu sampai 17 ribu rupiah perkilogram nya. Cukup terjangkau kan untuk buah yang banyak manfaatnya.

Jeruk Pontianak

Kalau anda tau jeruk bali, anda pasti pernah dengar juga jeruk pontianak kan. Sebenarnya jeruk pontianak aslinya bukan dari Pontianak loh,, melainkan dari kecamatan Tebas kabupaten Sambas Kalimantan Barat. jeruk pontianak adalah jenis jeruk siam yang telah lama menjadi salah satu komoditi unggulan di Pontianak Kalimantan Barat. jeruk ini sudah sangat terkenal sampai keluar negri dan di pasarkan ke Brunai Darussalam, Malaysia, Singapura bahkan ke Thailand.

Jeruk Pontianak

Jeruk pontianak memiliki rasa yang khas manis, dengan sedikit rasa asam. Berkulit tipis dan tidak lenget bila di kupas, serta warna daging kuning ke emasan. Di daerah asalnya harga jeruk ini masih cukup murah, yakni sekitar 3 ribu sampai 4 ribu rupiah perkilogram nya. Tapi kalau sudah di pasaran harganya bisa melonjak sampai 20 ribu rupiah perkilogram nya. jadi kalau anda sedang jalan-jalan ke Kalimantan Barat, coba saja mampir ke pasar buah di kabupaten Sambas. Baik di kecamatan Tebas, Pemangkat atau kecamatan yang lain. Silahkan memilih jeruk pontianak yang masih segar dan murah.

Jeruk Berastagi

Tak hanya di Pontianak Kalimantan Barat yang punya jeruk khas, kota Brastagi yang ada di kabupaten Karo Sumatera Utara juga dikenal sebagai kota jeruk. Karena buah ini memang menjadi salah satu komoditi andalan dari Brastagi. Bahkan kegiatan memetik buah jeruk langsung di kebun-kebun peduduk, sudah menjadi agenda wisata tersendiri bagi para turis. Jeruk brastagi termasuk kedalam golongan jeruk keprok, rasanya manis segar dan mengandung banyak air. Keistimewaannya buahnya tidak memiliki biji. Seandainya ada biji pun tidak sebanyak jeruk keprok lain, paling banyak hanya 2 biji saja.

Jeruk Berastagi

Buahnya berbentuk bulat pendek, biasanya dalam setiap kilogram berisi 6 sampai 7 buah jeruk brastagi. Jadi dapat dipastikan jeruk ini agak besar buahnya. Sayangnya walaupun kualitas rasa tidak di ragukan lagi, namun jeruk brastagi belum mampu memenuhi pasar ekspor. Salah satu alasannya karena produksinya yang masih musiman. Sehingga tidak bisa secara continune menyediakan permintaan pasar. Kalau anda ingin mencoba manisnya jeruk yang satu ini, anda bisa membelinya dengan harga sekitar 8 ribu sampai 10 ribu rupiah perkilogram nya.

Jeruk Garut

Terakhir ada jeruk garut yang tak kalah segarnya. Ciri-ciri jeruk garut tidak berbeda jauh dengan brastagi, karena jeruk garut juga termasuk golongan jeruk keprok. Jeruk garut memiliki aroma atau wangi yang khas menyegarkan, dengan rasa yang manis dengan sedikit rasa asam. Warna kulit buah ini ke kuning kuningan serta daging buah muda terlepas dari kulit arinya. Sesuai dengan sebutannya jeruk garut berasal dari kabupaten Garut Jawa Barat. konon jeruk garut hanya bisa maksimal jika di tanam di Garut. Selain di daerah Samarang ditanam juga di daerah Bayongbong dan Tarogong. Kalau ditanam di luar Garut tidak akan sewangi semanis dan sebesar yang ditanam di Garut. Begitulah nilai keistimewaanya jeruk yang satu ini.

Jeruk Garut

Keunikan lain dari jeruk garut adalah ia baru bisa menghasilkan buah yang bisa di panen setelah berumur 4 tahun. Berbeda dari jenis jeruk lainnya yang biasanya di panen setelah 1 setengah tahun. Walaupun begitu, jeruk yang telah menjadi maskot kora kabupaten Garut ini telah medapat penghargaan sebagai slah satu variatas unggulan nasional loh. Tak mau kalah dengan keberadaan jeruk impor.

Baca juga:

Pemerintah kabupaten Garut terus menggalangkan budidayakan jeruk khas kota penghasil dodol ini. Jeruk biasa di jual dengan harga 15 ribu rupiah sampai 17 ribu rupiah perkilogramnya. Yang pasti anda tak akan kecewa menikmati manis dan segarnya jeruk garut ini.

Kata Kunci Halaman Ini:

ciri ciri jeruk garut, ciri ciri buah jeruk garut, jenis jeruk unggulan, 3 daerah penghasil jeruk di indonesia, daerah penghasil jeruk di indonesia, sebutan jeruk bali kalo di malaysia, jeruk asli indonesia, ciri ciri pohon jeruk garut, ciri ciri jeruk pontianak, buah jeruk khas indonesia

Baca Juga: