Kuliner Khas Tangerang, Laksa Tangerang

Posted on

ArenaWanita.com – Perjalanan dikota Tangerang diawali dengan mencicipi makanan legendaris asal kota Tangerang yakni Laksa. Gurihnya kuah kekuningan ini sudah dikenal sejak lama, kuliner khas Tangerang ini bisa dibilang adalah salah satu warisan kuliner yang patut dilestarikan. Laksa adalah makanan sejenis Mie yang diberi bumbu peranakan gabungan elemen Tionghoa dan Melayu.

Kata laksa diambil dari bahasa sansekerta yang berarti banyak, menunjukan laksa dibuat dengan berbagai bumbu. Namun, jangan bayangkan semangkuk laksa Cibinong atau Betawi, karena laksa Tangerang sangat berbeda. Kuah kental kekuningan dan mienya inilah yang membuat laksa Tangerang berbeda. Penasaran? Yuk kita intip cara membuatnya.

Bahan yang digunakan adalah kunyit, lengkuas, bawang merah dan bawang putih, ketumbar, cabai merah, sereh, daun jeruk dan kacang hijau. Cara memasaknya siapkan penggorengan dan panaskan sedikit minyak, tumis sereh dan daun jeruk terlebih dahulu. Kemudian masukan bawang putih halus secukupnya.

Masukan garam dan penyedap rasa, lalu tumis hingga kering. Jika sudah mulai kental masukan minyak sayur dan minyak goreng agar bumbu cepat mengering. Jika bumbu sudah mengering, masukan kunyit yang telah dihaluskan lalu aduk kembali. Tambahkan cabai merah halus dan masukan gula jawa. Aduk semua bumbu hingga benar-benar tercampur rata.

Jika sudah mendidih masukan kacang hijau yang sudah direbus. Kacang hijau inilah yang membuat rasa laksa Tangerang menjadi berbeda, ditambah dengan manfaatnya yang baik untuk tubuh. Salah satunya adalah mengurangi kolestrol dan aman untuk pederita diabetes.

Kuliner Khas Tangerang, Laksa Tangerang

Selanjutnya tuang santan rebus ke kuah laksa, aduk dan kuah laksa pun siap disajikan. Untuk padarannya laksa biasa disajikan dengan mie. Mie laksa Tangerang terbuat dari tepung beras, cara membuatnya pun masih tradisional. Rebus air hingga mendidih, kemudian tuang sedikit demi sedikit tepung beras sembari diaduk. Adoni hingga kalis bentuk menjadi adonan lonjong lalu kukus, kurang lebih 15 menit adonan mie matang.

Angkat dari kukusan dan dinginkan sesaat. Selanjutnya adalah mencetak mienya, rata-rata penjual laksa Tangerang masih menggunakan alat tradisional modivikasi sendiri. Masukan adonan tepung beras kecetakan, lalu tekan tuasnya. Tak hanya dengan tangan, kadang pembuat laksa menduduki tuas agar mie mudah dicetak. Mienya sendiri akan tercetak dengan bentuk bulat seperti sphageti.

Kawasan Kuliner Khas Tangerang, Laksa Tangerang

Laksa Tangerang biasa dinikmati untuk sarapan, dan tak perlu susah untuk mencarinya. Karena beberapa tahun terakhir ini pedagang laksa Tangerang telah dikumpulkan disuatu tempat. Kawasan kuliner laksa Tangerang yang terletak diujung jalan Mohamad Yamin Tangerang. Kepulan asap kuah laksa siap menyambut kedatangan anda. Setelah kuah laksa diguyur keatas mie putih, anda bisa memilih lauknya tersedia telur rebus, ayam atau ati ampla. Terakhir bubukan daun kucay, hmm gurihnya kuah laksa berpadu dengan mie dari tepung beras yang pecah dimulut. Lidah anda juga akan merasakan rasa khas dari kacang hijau.

Baca juga:

Jika anda memilih potongan ayam sebagai lauknya, rasanya juga menambah keunikannya. Lamat-lamat tercium bau sangit terbakar, karena ayamnya memang dibakar terlebih dahulu. Dan aroma sangitnya membuat kelezatannya semakin nyata. Seporsi laksa tanpa lauk hanya dibandrol Rp 6.000,- saja. Namun, jika ditambah dengan telur harganya Rp 9.000,- dan Rp 16.000,- dengan potongan ayam. Apabila anda berkunjung ke Tangerang tak ada salahnya meluangkan waktu sejenak untuk menikmati gurihnya laksa Tangerang.

Kata Kunci Halaman Ini:

resep laksa tangerang, cara membuat laksa tangerang, laksa tangerang, cara membuat mie laksa tangerang, sejarah laksa tangerang, cara buat laksa beras, cara membuat laksa beras, kuliner khas tangerang, bahan laksa tangerang, cara bkn laksa tangerang

Baca Juga: