AW’ers Harus Coba Betapa Lezatnya Makanan Khas Wakatobi Ini

Posted on

ArenaWanita.com – Jika anda sedang berwisata ke daerah pesisir, tak salah kiranya untuk mampir ke warung-warung makan daerah setempat untuk mencicipi kulinernya. Setiap daerah pesisir mempunyai kuliner khas yang wajib anda coba, agar wisata anda lebih berwarna. Lalu kuliner apa saja dapat kita nikmati di daerah pesisir khusus daerah Wakatobi? Mari kita simak informasinya.

Makanan Khas Wakatobi

Kambalu

Kambalu adalah salah satu kuliner khas Wakatobi yang biasanya dimakan sebagai pengganti nasi. Kambalu merupakan makanan yang terbuat dari keladi atau talas yang dibungkus menggunakan daun kelapa muda. Untuk membuat kambalu diperlukan beberapa bahan diantaranya, talas atau keladi yang telah dihaluskan, santan, minyak dan bawang goreng. Setelah bahan siap, keladi yang telah dihaluskan tadi dicampurkan dengan santan. Minyak dan bawang goreng kemudian aduk rata. Setelah itu masukan adonan kedalam wadah pembungkus yang terbuat dari daun kelapa muda. Tapi sebelum itu terlebih dahulu daun di olesi minyak pada wadahnya agar tidak lengket. Setelah adonan di bungkus lalu ikat.

Selanjutnya siapkan air diatas kompor, tunggu hingga mendidih. kemudian masukan kambalu tadi. Tunggu hingga warna daun kelapa menjadi cokelat kurang lebih sekitar 30 menit hingga satu jam, setelah itu angkat. Dan kambalu siap dinikmati sebagai pengganti nasi. Namun tak lengkap rasanya jika menyantap kambalu tanpa lauknya. Inilah helloasira. Hello dalam bahasa Wakatobi memiliki arti masak dan asira itu kelapa muda. Dan bisa diartikan helloasira adalah makanan yang berbahan kelapa muda. Selain kelapa muda ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat masakan yang satu ini, yaitu ayam kampung betina yang telah dibakar.

Kelapa yang sudah di sangrai, daun kedongdong hutan atau oleh masyarakat setempat mengenalnya dengan sebutan Kauolo, garam dan bawang merah. Nah sekarang saatnya membuat helloasira, pertama potong-potong terlebih dahulu ayamnya. Setelah itu kelapa muda yang telah dicungkil rebus bersamaan dengan ayam tadi. Setelah ayam terlihat empuk, masukan bawang. Kemudian masukan santan yang telah di campur kelapa sangrai, yang terakhir daun kedongdong hutannya tak lupa pula dimasukan ya. Tunggu kurang lebih sekitar 30 menit. helloasira pun siap disantap bersama kambalu. Selamat menikmati!!!.

Kambalu Makanan Khas Wakatobi

Luluta

Selain kambalu masih ada kuliner khas Wakatobi yang tak kalah lezat dan bergizi, inilah luluta. Luluta merupakan kuliner yang terbuat dari beras ketan, yang dimasak menggunakan batang bambu. Yang kemudian dibungkus menggunakan daun pisang muda dengan cara digulung. Bahan pembuatan luluta ini diantaranya, beras ketan, garam ,kelapa parut, daun pandan dan tentunya batang bambu. Proses yang pertama kita buat santan nya dulu ya. Siapkan parutan kelapa kemudian tambahkan air, kemudian aduk-aduk lalu peras. Setelah santan jadi campurkan dengan garam dan daun pandan, kemudian aduk lagi.

Setelah itu masukan beras ketan yang sudah dicampur bawang goreng. Lalu masukan kedalam bambu. Kemudian tuangkan santan dan begitu seterusnya hingga bahan abis. Setelah itu letakan batang-batang bambu diatas pembakaran, tutup bagian atas bambu dengan parutan kelapa. Bakar kurang lebih selama satu jam, setelah itu angkat jika warna bambu telah gelap. Setelah diangkat lalu belah bambu dan potong-potong luluta sehingga menjadi beberapa bagian. Rasa luluta ini gurih dan pastinya lezat. selamat mencicipi!!!.

Luluta Makanan Khas Wakatobi

Soami Tugi dan Soami Pepe

Ternyata daerah pesisir menyimpan banyak kuliner yang sayang untuk tidak dinikmati. Satu diantaranya adalah soami. Soami merupakan kuliner khas Wakatobi yang terbuat dari tepung singkong dan berbentuk kerucut. Soami terdiri dari dua jenis yakni soami tugi dan soami pepe. Perbedaan soami tugi dan soami pepe yakni terletak pada bahan pembuatan, dan prosesnya pun terlihat agak berbeda. soami tugi lebih sederhana bahan maupun proses pembuatannya, ketimbang soami pepe. Nah kali ini soami pertama yang akan kita buat yakni soami tugi. Soami tugi merupakan soami yang berbentuk kerucut. Karena tugi memiliki arti kerucut dalam bahasa Wakatobi.

Bahan pembuatan soami tugi ini hanya terdiri dari parutan singkong yang telah diperas, sehingga tidak ada lagi kandungan airnya. Nah setelah bahan siap, saatnya proses pembuatan. Parutan singkong tadi dimasukan kedalam cetakan yang berbentuk kerucut. Dan masyarakat setempat mengenalnya dengan sebutan soamiah. Setelah itu dimasak diatas panci yang disebut oleh masyarakat setempat dengan sebutan uwolangariti. Proses memasaknya pun tidak terlalu lama, kurang lebih sekitar 10 menit. dan soami tugi bisa langsung diangkat dan dinikmati kelezatannya. Namun setelah membuat soami tugi, tak lengkap rasanya jika tidak membuat soami pepe.

Soami Tugi dan Soami Pepe

Pepe dalam bahasa Wakatobi memiliki arti pukul. Merupakan penyebab mengapa soami yang satu ini dikenal dengan sebutan soami pepe. Karena soami yang satu ini dibuat dengan cara dipukul-pukul sehingga soami yang satu ini dinamakanlah soami pepe. Untuk membuat soami pepe diperlukan beberapa bahan yaitu diantaranya, parutan singkong yang telah diperas, santan, bawang goreng, minyak goreng, daun pandan dan garam. setelah bahan siap, proses yang pertama mencampur parutan singkong tadi dengan santan, garam dan bawang goreng. Setelah itu diaduk hingga merata, kemudian setelah adonan jadi saatnya mengukus adonan.

Baca juga:

Setelah adonan matang saatnya ditunggu-tunggu pun tiba, yaitu memukul soami. Soami dipukul-pukul menggunakan tongkat kayu, sambil sesekali di baluri minyak goreng. Pukul-pukul hingga menjadi kalis, setelah itu dibentuki persegi dan dimasukan kedalam pembungkus. Tak lupa pula beri taburan bawang goreng pada permukaanya. Soami pepe pun siap dinikmati dan dijamin kenyang. Selamat mencoba!!!.

Kata Kunci Halaman Ini:

makanan khas daerah wakatobi, kambalu khas wakatobi, makanan khas a&w, makanan khas wakatobi

Baca Juga: