Manfaat Lada Sebagai Pencegah Kanker

Posted on

ArenaWanita.com | Manfaat Lada Sebagai Pencegah Kanker – Indonesia sangatlah kaya akan rempah–rempah. Diantaranya adalah lada atau merica. Tapi tahukah Anda, jika ternyata ada beberapa jenis lada yang tumbuh di nusantara. Seperti lada panjang, lada putih, lada hitam, dan andaliman, buah yang mirip dengan lada.

Ketiga jenis lada tersebut tumbuh subur di Indonesia, Namun bagi orang – orang yang berada di belahan dunia lain, seperti di Eropa, lada sangatlah sulih untuk didapatkan. Tak heran jika bangsa Eropa menyebut lada sebagai emas hijau.

Lada panjang atau cabe jamu lebih banya dimanfaatkan oleh orang barat untuk bahan pembuatan obat. Sedangkan di Indonesia, pemanfaatan lada hita, dan lada putih banyak digunakan untuk bumbu masak. Beberapa menu nusantara menggunakan bahan ini untuk memberikan cita rasa tersendiri. Lalu apa hubungan dengan penyakit kanker ? Mari kita telaah terlebih dahulu mengenai kandungan dan manfaat lada sebagai pencegah kanker dibawah ini.

Andaliman

Menyebut nama andaliman memang terasa asing. Namun, bagi orang batak, nama ini sangatlah populer. Andaliman sendiri merupakan nama lain untuk merica. Biasanya orang Batak memakai andaliman sebagai bumbu masak.

Tanaman sejenis jeruk ini, dalam bahasa Latin di sebut dengan Zanthoxylum acanthopodium suku Rutaceae. Nama lain Andaliman adalah lemon pepper. Orang Cina menyebutnya dengan Sichua pepper di Jepang dikenal dengan Japanese pepper. Disebut dengan lemon pepper karena rasanya seperti jerus bercampur pedas. Namun rasa pedasnya berbeda dengan Lombok.

manfaat-lada

Tanaman ini banyak dijumpai dijumpai tumbuh di daerah Sumatera Utara, walaupun ada juga ditemui di Negara lain. Seperti India dan Korea. Ukuran buah andaliman kecil, seperti lada. Bila kering akan berubah menjadi hitam dan mengeluarkan bau spesifik yang berasal dari minya atsiri.

Tanamannya sendiri ada beberapa jenis, diantaranya Zanthoxyllum fagara dari Afrika, Zanthoxylllum simulans (Taiwan), Zanthoxyllum rhesta (Nepal), Zanthoxyllum piperitum (Jepang), Zanthoxyllum acanthopodium, Zanthoxyllum nitidum, Zanthoxyllum rhetsa, dan Zanthoxyllum avicennae (Indonesia).

Sejauh ini penelitian telah dilakukan untuk menguak apa saja yang terkandung dalam buah, biji dan daun andaliman. Termasuk penelitian minyak atsiri dan alkaloid. Ternyata, senyawa yang berasal dari berbagai jenis tanaman Zanthoxyllum itu mempunyai aktivitas antimikroba dan anti jamur.

Lada Panjang

Dalam bahasa Latin, lada panjang disebut dengan Pipper retrofractum, suku Piperaceae. Nama lainnya adalah Pipper longum atau long pepper, atau cabe jawa. Nama ini diambil dari ciri khas buahnya yang memanjang antara 2,5-3 cm, dengan ketebalan 5 mm.

Bentuk tanamannya memanjat dengan akar, batang membesar pada bagian kuku.  Ukuran daunnya berbeda. Daun yang berada diatas berukuran 5-7 cm, sedangkan yang bawah berukuran 2-3 cm.

Lada panjang biasa digunakan untuk campuran ramuan jamu cabe puyang, yang berkhasiat mengatasi gangguan pegal linu. Senyawa kandungan utama dalam lada panjang adalah piperin, metal piperin, asarinin, piperundekalidin, piperlongumin, dan retrofraktamide A. Kandungan minya atsiri dalam lada panjang tersusun atas berbagai campuran senyawa yaitu kariofilen, bisaboline, thujone, terpinolen, zingibern, dan para cymen.

Dalam sebuah uraian tentang berbagai penelitian, lada panjang berkhasiat sebagai anti kanker, antioksidan, hepatoprotektif, anti radang, modulasi system imun, antimikroba, vasodilatasi koroner, anti fertilitas, anti amoeba, dan pelindung fungsi jantung.

Senyawa amida dalam lada panjang terbukti mampu memperlebar diameter pembuluh koroner. Dalam percobaan memakai binatang tikus, menunjukkan amida mampu menghambat pertumbuhan tumor. Bagian akar dan senyawa piperin, bereaksi sebagai antioksidan yang amat menjanjikan pada tikus percobaan.

Lada

Dalam bahasa Latin, lada atau merica disebut dengan Piper nigrum dari suku Piperaceae. Saat dipanen, lada berwarna hitam.  Setelah melalui tekhnik bleaching, warnanya berubah jadi putih. Lada hitam termasuk ke dalam kategori rempah yang terbanyak pemakaiannya di masyarakat Indonesia. Rasa spesifik lada berasal dari kandungan senyawa alkaloid bernama piperin.

Baca juga:

Selain untuk bumbu, lada hitam juga dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan. Piperin ternyata mampu meningkatkan kapasitas pencernaan dan secara signifikan menurunkan waktu transit makanan pada usus.  Senyawa amida yang terkandung di dalamnya menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan dan bahkan lebih efektif dari antioksidan alami tokoferol. Senyawa piperin dalam lada dapat menurunkan kerusakan sel akibat radikal bebas pada hewan percobaan tikus.

Kata Kunci Halaman Ini:

andaliman kegunaannya, bagian tumbuhan lada yang dimanfaatkan oleh manusia, bahasa latin lada, fungsi cabe jawa jamu untuk kanker, Khasiat buah andaliman, manfaat andaliman kering sebagai obat, manfaat utama tumbuhan lada, merica kanker, tanaman sejenis lada

Baca Juga: