Tips Obat Tradisional: Mengobati Penyakit Kuning Pada Anak

Posted on

ArenaWanita.com – Obat tradisional merupakan jenis obat yang masih sering digunakan dalam upaya menyembuhkan suatu penyakit. keunggulan obat tradisional yaitu minimnya efek samping yang dimiliki sehingga cukup aman untuk dikonsumsi. Sehingga tidak mengherankan masih banyak orang yang menggunakannya baik untuk pertolongan pertama maupun pengobatan rutin.


Obat tradisional juga dinilai aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak bahkan oleh bayi sekalipun. Salah satu penyakit yang dialami oleh anak-anak adalah penyakit kuning. Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan bilirubin. Bilirubin ialah zat yang memberikan warna kuning pada beberapa anggota tubuh.

Warna kuning disaring oleh suatu organ yaitu liver atau hati. Biasanya bayi yang baru lahir organ livernya belum begitu sempurna sehingga bayi yang dilahirkan secara prematur beresiko lebih besar terserang penyakit kuning.

Di bawah ini ada beberapa obat tradisional dan cara penggunaannya untuk anak yang mengalami penyakit kuning:

  1. Kunyit

Rimpang setengah jari kunyit, dicuci, diparut. Tambahkan dua sendok makan air dan satu sendok makan madu. Peras dan saring, minum tiga kali sehari.

  1. Inggu

Tanaman ini lebih dikenal dengan nama minggu, godong minggu, aruda atau anruda busu. Daun Inggu 25 g direbus dengan 15 g brotowali dan 10 g kunyit hingga air menjadi separuhnya. Minum secara rutin 3 kali sehari. Atau sepertiga genggam daun inggu direbus hingga air menjadi setengahnya. Tambahkan gula batu dan minum 2 x ¾ gelas.

Tips Obat Tradisional Mengobati Penyakit Kuning Pada Anak

  1. Daun Kelor

Daun kelor 3-7 tangkai ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa hijau dan disaring. Ditambahkan satu sendok makan madu dan aduk merata. Minum secara rutin hingga sembuh.

  1. Temulawak

Rimpang diparut dan diperas airnya, kemudian diminum. Dapat juga dengan meminum air rebusan rimpang temulawak yang kering.

  1. Bengkle

Rimpang bengkle ½ jari dicuci lalu diparut. Tambahkan air masak dan madu masing-masing 1 sendok makan. Peras dan saring, minum dua kali sehari.

  1. Daruju

Tanaman ini lebih dikenal dengan nama daerha daruju atau jeruju dengan nama asing Sea holly. Akar kering daruju sebanyak 30-60 g direbus, bisa diminum langsung atau ditim dengan menggunakan daging.

  1. Daun Sendok

Nama daerah dari daun ini adalah daun ki urat, kuping mnejangan, otot-ototan. Seuli uncal, meloh kiloh, sangkabuah, sangkubah, suri pandak dan torongoat. Daun sendok sebanyak 60 g direbus (6 gelas menjadi 3 gelas) lalu diminum 3 kali sehari.

  1. Jali

Nama daerah dari tanaman Jali adalah singkoru, batu, hanjeli, kemangge, bukehang atau kaselore. Akar kering 15-30 g direbus (4 gelas menjadi 2 gelas), dinginkan dan diminum dua kali sehari (Setiap minum segelas).

  1. Kasingsat

Nama daerah dari kasingsat adalah cinyingsat, senting, kopi adelan atau bulinggang alas, kacang tikus. Tanaman kering 10-15 g direbus (4 gelas menjadi 2 gelas), dinginkan, saring dan minum 2 kali 1 gelas. Catatan: Obat ini dilarang untuk wanita hamil.

  1. Mengkudu

Buah mengkudu yang sudah masak, dicuci lalu diparut, peras dengan sepotong kain, minum. Obat balur. Sepotong kulit batang mengkudu ditumbuk halus, diaduk dengan sedikit cuka. Bungkus ramuan ini dengan daun pisang, dipanasi sebentar di atas api atau dikukud. Hangat-hangat dioleskan pada perut kanan atas (daerah hati).

  1. Tiram Kali/Haremis

¼ kg tiram kali/haremis yang sudah dicuci bersih kemudian direbus dengan ½ gelas air dan tambahkan dengan beberapa lembar daun seledri. Ambil airnya lalu minum setelah bangun pagi. Lakukan secara teratur.

  1. Daun Pegagan

Daun ini digunakan untuk merawat anak setelah sakit kuning/lever. Daun pegagan 240-600 g dicuci bersih dan direbus dengan 3 gelas air sampai air menjadi setengahnya.. setelah dingin, disaring dan dimininum 3 kali sehari. 1 kali rebusan untuk 3 kali minum dalam satu hari.

Semoga bermanfaat.


Kata Kunci Halaman Ini:

daun kelor ubat kuning baby