Petualangan Kuliner Khas Betawi yang Legendaris

Posted on

ArenaWanita.com – Jakarta kota tempat berbaurnya beragam budaya. Tak heran kuliner yang satu ini amat kaya, termasuk kuliner khasnya kuliner betawi dan hari ini kita akan jelajahi kuliner legendaris betawi. Ragam kuliner khas betawi tak perlu diragukan lagi, tapi tak banyak yang mampu bertahan dan tetap diminati ditengah modernisasi.


Bicara kuliner betawi tak lengkap tak bicara yang satu ini, salah satu olahan populer adalah Semur Jengkol. Disalah satu rumah makan didaerah Bintaro, jengkol diolah dan menjadi bagian dari sayur asam. Sayur asam khas betawi cenderung ramai, berisi macam-macam sayur yang dimasak dengan kuah segar. Ada kecipir, pare, nangka muda, kacang tanah, kacang bogor, kacang panjang, melinjo, oncom dan terong lalab.

Jengkol kaya akan karbohidrat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, protein, kalsium, fosfor dan beragam kandungan bergizi lainnya. Tak heran dengan pengolahan yang tepat, jengkol menjadi buruan banyak orang. Rahasia olahan jengkol dirumah makan yang sudah ada sejak tahu 70an ini ada dijenis jengkolnya.

Semur jengkol dibandrol dengan harga 5 ribu rupiah perporsi, sedangkan sayur asam jengkol semangkuk penuh hanya 8 ribu rupiah. Tak heran rumah makan ini selalu diserbu pengunjung.

Setelah lidah puas di buai jengkol, petualangan kuliner kita lanjutkan ke daerah Pasar Minggu. Disini ada rumah makan betawi selalu ramai diserbu penikmat kuliner, karena ada menu andalannya. Juara ditempat ini Pecak Gurame. Ikan gurame segar selalu dipilih sebagai bahan baku utama. Setelah digoreng garing ikan disiram bumbu pecak yang terdiri dari campuran rempah.

Jengkol Kuliner Khas Betawi

Rempahnya kombinasi dari ulekan cabai merah, bawang merah, jahe, kunyit dan jeruk nipis, dan pecak gurame siap dinikmati. Rumah makan berumur 38 tahun ini punya banyak pelanggan setia. Resep pecak gurame dirumah makan ini merupakan resep warisan. Untuk menikmati pecak gurame direstoran ini siapkan dan 70 ribu rupiah. Rumah makan buka dari jam 07:00 hingga 20:00.

Pecak Gurame Pasar Minggu Khas Betawi

Es Selendang Mayang Kampung Betawi

Sudah ke Bintaro demi menikmati jengkol, sudah melipir ke Pasar Minggu untuk mencoba pecak gurame. Belum lengkap kalau tidak mampi ke Kampung Betawi demi semangkuk Es Selendang Mayang. Es selendang mayang salah satu pusaka kuliner betawi yang kini mulai sulit untuk ditemukan. Es selendang mayang dilengkapi dengan santan dan gula aren. Es selendang mayang ini sudah ada sejak zaman Belanda, tapi sempat menghilang ketika zaman kemerdekaan dan mulai ada lagi di tahun 90an.

Baca juga:

Tapi sekarang penjual es selendang mayang mulai susah lagi untuk ditemukan. Es selendang mayang ini terbuat dari campuran adonan sagu. Dulu es selendang mayang hanya berwarna merah putih, tapi ditahun 90an ditambah dengan warna hijau dari sari daun suji agar terdapat lebih bayak warna. Harga es selendang mayang hanya 5 ribu rupiah perporsi. Harganya memang tak mahal , namun menemukannya yang perlu usaha exstra. Bagaimana kuliner-kuliner legendaris ini memang layak diburu kan?


Kata Kunci Halaman Ini:

legenda jengkol, sayur legendaris