Renungan Buat Kita Semua !!! Sudah Pasti Sering Terjadi, Sahkah Jika Shalat Sambil Menghayal? Ini Jawabannya, Ternyata…..

Posted on

ArenaWanita.com – Sebagai seseorang Muslim, kita diharuskan untuk menggerakkan perintah Allah SWT, termasuk juga sholat lima (5) saat seperti Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, serta Isya yang perlu digerakkan dengan cara khusyuk. Karna kekhusyukan tersebut sudah jadi satu diantara prasyarat paling utama sahnya kita sholat. Di mana seseorang Muslim dituntut tidak untuk gampang terganggu serta memusatkan konsentrasi pada bacaan waktu sholat.

Shalat dengan diawali takbiratul ihram serta disudahi dengan salam. Takbiratul ihram dikira sebagai pintu masuk untuk mengingat Allah SWT. Semua bentuk aktivitas yang diijinkan diluar shalat, saat itu juga takbir semua harus ditinggalkan, dengan kata lain diharamkan.

Renungan Buat Kita Semua !!! Sudah Pasti Sering Terjadi, Sahkah Jika Shalat Sambil Menghayal Ini Jawabannya, Ternyata

Sesudah punya niat serta lakukan takbir, semestinya fikiran serta hati kita konsentrasi untuk melaksanakan ibadah serta tertuju pada Allah SWT. Tetapi masalahnya, mengatur fikiran tidaklah perkara gampang.

Kerapkali fikiran lain nampak mendadak dipikiran kita seperti masalah pekerjaan, anak, harta, serta dagangan. Bahkan juga dalam shalat juga, kadang-kadang impian aneh datang menghantui fikiran. Hingga, semuanya bikin kekhusyukan beribadah jadi terganggu serta menyusut. Lantas bagaimana hukumnya? Apakah masih tetap sah shalat orang yang mengkhayal saat shalat?

Berkaitan permasalahan ini, Imam An-Nawawi miliki jawaban didalam kitabnya Fatawa Al-Imam An-Nawawi :

إذا فكر في صلاته في المعاصي والمظالم ولم يحضر قلبه فيها ولا تدبر قراءتها هل تبطل صلاته أم لا؟ أجاب رضي الله عنه : تصح صلاته وتكره..

Artinya, “

Apabila seseorang mengkhayal maksiat serta kezalimaan ketika shalat hingga hatinya tidak konsentrasi serta dia tidak meresapi bacaannya, apakah shalatnya masih tetap sah? ‘Shalatnya sah, tetapi makruh, ’” jawab Imam An-Nawawi. ”

Orang yang mengkayal, fikirannya melayang ke mana-mana, bahkan juga pikirkan suatu hal yang jelek, shalatnya masih tetap dihukumi sah. Walau sah, shalatnya dikira makruh karna hatinya tidak ada serta dia tidak meresapi bacaan yang dilafalkannya.

Kekhusyukan memanglah tidak jadi keharusan didalam shalat, tetapi bukanlah bermakna kita mengabaikannya. Kita harus mengusahakan serta mengusahkannya. Minimum kita berupaya merenungi serta meresapi tiap-tiap bacaan yang di lafalkan saat shalat. Disini kita tahu begitu kekhusyukan yaitu barang mahal tidak ada tara.

Oleh karena itu Allah SWT serta Rasulullah SAW menyarankan pada semua umat manusia untuk perbanyak istighfar supaya terlepas dari semua perbuatan yang percuma misalnya menghayal yang beberapa tidak. Bacalah juga bismillah terlebih dulu sebelumnya membaca kemauan shalat agar hati tenang serta tidak pikirkan perkara lain terkecuali melaksanakan ibadah, dan berupaya mendekatkan diri pada Allah SWT. Wallahu a’lam.

Baca Juga: