Tips Berpikir Positif Untuk Awet Muda

Posted on

ArenaWanita.com | Tips Berpikir Positif Untuk Awet Muda – Berikut ini disajikan beberapa tips untuk membiasakan berpikir positif demi kesehatan dan awet muda.

Katakan hal positif pada diri sendiri

Kepada diri sendiri perlu terus-menerus dikatakan ulisugestikan) hal-hal positif, seperti: saya mampu, saya kuat, saya sehat, wajah saya tetap cerah dan bercahaya, mala saya tetap tajam, saya pribadi yang baik, orang lain tetap senang bergaul dengan saya, dan sebagainya. Dengan cara demikian kita tidak pernah akan menyia-nyiakan waktu dan energi hanya untuk pesimis, ragu-ragu bertindak, cemas dengan diri sendiri dan sikap orang lain, dan sebagainya.

Percaya pada kekuatan pikiran positif

Bila kita berpikiran positif, maka hal-hal positif pun akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, bila kita berpikiran negatif, maka hal-hal negatiflah yang akan menimpa kita. Inilah hukum universal, seperti halnya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Memang tidak mudah mengubah pola pikir, namun usaha­nya akan sebanding dengan hasilnya.

Selalu tersenyum setiap waktu

Senyuman yang tulus dan meyakinkan didorong oleh energi positif dalam diri. Saat kita tersenyum, berarti kita sedang memancarkan energi positif pada orang lain. Maka orang yang menerima energi positif itu pun akan meman­carkan energi positif pada kita, mereka akan membalas dengan senyum pula. Dengan demikian energi positif kita semakin bertambah. Sistem tubuh dan kejiwaan kita akan menjadi lebih kuat dan tahan lama dalam kemudaan.

Senyum juga akan membuat kita disukai banyak orang dan membuat persepsi positif orang pada kita. Semua orang tahu bahwa senyum yang tulus merupakan salah satu indikator buah pikiran yang positif. Murah senyum juga membuat banyak teman mendekat, curbat, bahkan berbagi kebahagiaan. Banyak teman, banyak relasi dan interaksi yang pasti akan membuat awet muda. Kita akan mendapat hal-hal baru dari mereka. Hormon-hormon akan terus-menerus teremanjakan oleh interaksi yang silih berganti setiap hari.

Senyum membuat panjang umur. Sebuah penelitian yang menemukan orang yang sering senyum dan memiliki senyuman lebih cerah dan lebar memiliki kesempatan hidup 4,9 tahun lebih lama daripada orang yang hanya sedikit senyum dan 7 tahun lebih lama dari mereka yang tidak tersenyum sama sekali.

Senyum untuk menghidari stress dan awet muda. Orang yang murah senyum juga akan jauh dari stres karena ia terhindar dari penyakit ketegangan. Jantungnya akan berdetak normal. Peredaran darahnya akan mengalir dengan baik dan membuat kita awet muda. Senyum hanya mengandalkan 17 otot wajah, sementara cemberut mem­butuhkan tarikan 32 otot wajah. Inilah salah satu sebab mengapa wajah terkadang terlihat cepat tua bagi orang yang jarang tersenyum.

Tertawa

Sama seperti senyum, tertawa -bermula (atau hanya dapat muncul) dari pikiran positif- memiliki efek kesehatan dan keawetmudaan. Bahkan, konon tertawa lebih mujarab dan lebih cepat efeknya. Orang yang banyak tertawa (secara wajar tentunya) akan dapat berpenampilan muda juga.

Pada saat tertawa, tubuh kita akan memproduksi hormon dopamin, yaitu hormon yang memicu rasa bahagia. Rasa bahagia ini kemudian akan menyebar ke seluruh jaringan saraf untuk direspon secara positif. Sebagai salah satu ekspresi kegembiraan, tertawa telah terbukti secara medis mampu menyembuhkan penyakit mental khususnya. Jadi bermanfaat bagi kesehatan.

Ketika kita tertawa, sebanyak 15 otot pada wajah kita akan berkontraksi dan menggerakkan aliran darah menuju wajah kita. Bila hal ini terjadi secara terus-menerus, maka wajah kita pelan tapi pasti akan nampak kencang, cerah, dan bercahaya. Aliran darah juga akan menuju wilayah sekitar mata dan secara otomatis mengaktifkan saluran air mata. Oleh karenanya bisa terjadi kita tertawa sampai (sambil) menangis. Air mata -baik air mata kesedihan maupun air mata kebahagiaan- sangat efektif mengurangi stres. Tingkat stres yang rendah tentu akan memengaruhi hormon insulin yang terkait erat dengan pembakaran lemak di dalam tubuh.

Selain bermanfaat bagi penampilan (kecantikan atau­pun ketampanan) wajah dan tubuh, tertawa ternyata juga mampu mempercepat peredaran oksigen menuju paru-paru. Kita akan lebih sehat dan bugar karena sirkulasi udara yang lancar dalam tubuh. Gula darah juga akan ikut stabil sehingga risiko diabetes dapat diperkecil. Tertawa juga membuat produksi hormon stres berkurang. Yang paling penting dan nyata -terutama bagi perempuan-adalah bahwa tertawa dapat merampingkan pinggang dan meratakan perut. Kegiatan tertawa sama dengan olahraga bersepeda selama 10 menit, karena keduanya sama-sama melatih otot perut berkontraksi dan meningkatkan denyut jantung. Durasi 15 menit setiap hari yang digunakan untuk tertawa ternyata mampu mengurangi kalori tubuh hingga 2 kilogram.

Kita tahu bahwa jalan menuju tertawa adalah humor. Kita akan tertawa kalau ada sesuatu yang lucu. Oleh karenanya selera humor yang tinggi akan sangat membantu intensitas tertawa kita. Kalau selama ini kita belum memiliki kebiasaan membuat lelucon, kiranya baik kalau mulai belajar membuka diri dan sedikit demi sedikit “mencair” dengan lelucon-lelucon sekadarnya. Latihan dapat dimulai dengan membuat kata-kata pelesetan, membaca cerita-cerita lucu, dan menonton komedi (termasuk stand up comedy yang mulai menjadi tren) di televisi. Dengan tertawa lepas, maka lepas pula semua kepenatan, stres dan beban yang mengganggu pikiran. Saat itulah hormon estrogen dan insulin dapat diminimalisasi tubuh dan sistem metabolisme menjadi lancar.

Tips Berpikir Positif Untuk Awet Muda

Membuat variasi atau mencoba hal-hal baru

Rutinitas keseharian, misalnya pergi ke tempat kerja, mengantar-jemput anak, cara melakukan pekerjaan harian, dan sebagainya seringkali membosankan dan terasa sebagai beban. Diperlukan pemikiran kreatif untuk melakukan aktivitas rutin yang sama dengan cara atau media yang berbeda, namun tetap positif. Umpamanya mengganti alat transportasi yang mungkin (dari menggunakan mobil men­jadi sepeda ontel atau sepeda motor), memilih aneka model dan media pembelajaran bagi seorang guru/dosen, dan sebagainya.

Hal-hal baru akan memberi kesempatan kita semakin bertumbuh, terbebas dari stres, dan -asalkan dilakukan secara positif dan dinikmati- membuat awet muda.

Bermain teka-teki silang atau pelatih otak lainnya

Kepikunan yang mengancam kita di usia 40 tahunan dapat dikurangi dengan berbagai aktivitas yang mampu mengaktifkan daya ingat dan daya pikir kita. Kegiatan itu misalnya membaca buku, mengisi teka-teki silang, dan aktivitas pelatih otak lainnya kiranya mampu menjaga pola pikir yang senantiasa positif dan menunjang kesehatan kita.

Jangan berdiam diri

Kita perlu menelusuri apa saja yang membuat kita berpikiran negatif. Kalau sudah ditemukan tentu segera kita perbaiki dan kembali maju bergerak dan bertumbuh. Seandainya ada yang tidak mungkin diperbaiki lagi, maka lebih baik kita berhenti mengeluh dan menyesali diri karena hal itu tidak banyak berguna, hanya akan membuang-buang waktu dan energi kita, juga akan membuat kita semakin merasa buruk dan terpuruk. Lebih baik berdamai dengan kenyataan, terima saja apa yang sudah terjadi, kita refleksikan hingga diperoleh hikmah sebagai pembelajaran hidup, dan kemudian terus maju.

Fokus pada hal-hal positif

Ketika kita sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa atas apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Kalau begitu kita susah untuk bersyukur. Kita mesti membuat sebuah jurnal rasa syukur. Sebagai sebuah jurnal, maka tentunya kita buat dan isi setiap hari. Pada setiap hari tersebut kita tuliskan sekitar 5 hal positif, entah hal-hal besar ataupun hal-hal kecil, seperti ‘udara begitu cerah’ atau ‘teman-teman kerjaku hari ini sungguh bersahabat dan menyenangkan’. Asalkan kita konsekuen dan konsisten melakukan kegiatan ini, maka pastilah akan mampu mengubah pikiran negatif kita menjadi pikiran yang positif. Dan ketika sudah muncul pikiran negatif cepat-cepat kita buka jurnal tersebut.

Hadapi rasa takut yang ada

Perasaan negatif muncul pula dari rasa takut, semakin kita takut menghadapi hidup, semakin banyak pikiran negatif ada dalam diri kita. Kalau kita merasa takut melakukan sesuatu, justru lakukanlah. Rasa takut memang seringkali menjadi penghambat langkah maju kita, namun demikian kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut itu menghentikan langkah tumbuh dan perkembangan kita.

Mengubah cara pandang

Ketika sesuatu telah berjalan secara baik, kita perlu mencari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan pastilah terdapat keuntungan, dan dalam setiap keuntungan terdapat tanta­ngan.

Nrima ing pandum

Sebuah penelitian sejumlah mahasiswa Fakultas Psi­kologi Universitas Gajah Mada (Juni 2011) tentang faktor yang membuat usia harapan hidup di Yogyakarta tertinggi se-Indonesia berkesimpulan bahwa para orang tua (lansia) yang mereka wawancarai dan amati memiliki sikap nrima dalam menjalani hidupnya. Mereka selalu menerima kondisi mereka, sepahit dan sesulit apa pun. Mereka tidak mengutuk, tidak menyesali secara berkepanjangan, dan tidak menyalahkan siapa pun dengan kondisi yang ada. Jika mendapatkan kebahagiaan, mereka menganggapnya sebagai hadiah dari Tuhan atas usaha yang telah mereka lakukan selama ini. Sikap nrima sangat khas Jawa, tetapi sikap ini tetap universal, dan setiap kita dapat menjalaninya.

Baca juga

Sikap nrima ing pandum itu ternyata paralel dengan konsep psychological-ivell-being dalam psikologi, yaitu kondisi saat orang menerima keadaan dirinya dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Orang demikian dipastikan mampu membuat hubungan harmonis dengan orang lain, mengontrol sikap dan tingkah lakunya, mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan, menguasai lingkungan tempat dia hidup, dan memiliki tujuan yang jelas.

Sikap nrima ing pandum tentu bukanlah pasrah total dalam arti pasif, bukan juga tidak berusaha secara maksimal. Justru nrima ing pandum adalah sikap yang akan membentuk kita untuk berusaha semaksimal dan seoptimal mungkin dan tetap berfokus pada target dan tujuan. Dalam praksis keseharian, kita dapat dan harus menerima apa adanya pasangan-anak-adik-kakak-orangtua kita bahkan pembantu rumah tangga atau pun karyawan kita, tetapi seoptimal mungkin kita juga berusaha membantu mereka untuk berproses dan bertumbuh menjadi diri mereka sendiri yang paling baik.

Kata Kunci Halaman Ini:

positif thinking dalam segala hal biar tidak cepat tua, Manfaat berpikir fositif untk kecantikan, cara berpikir positif untuk hari tua, Cara berpikir agar wajah cerah, cara berfikir positif kepada orang reseh, boar awet muda berpikir seperti apa, berpikir positif itu awet muda, berfikir posutif agar selalu bahagia dan awer muda, ber pikir positif dapetin cewe, awet muda dengan kekuatan pikiran n perasaan

Baca Juga: