Wajib Baca: 6 Tips Merawat Tas Berbahan Kulit

Posted on

ArenaWanita.com – Tas merupakan salah satu perlengkapan yang kita gunakan sehari-hari yang berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan serta barang berharga yang kita bawa dalam menjalankan aktivitas. Hal tersebut membuatnya memiliki peranj yang cukup penting bagi hampir semua orang. Bagi kaum hawa peran tas tidak hanya sebatas fungsinya saja, melainkan juga sebagai salah satu asessoris yang menunjang penampilan.

Namun tidak hanya bagi wanita, para pria pun tidak sedikit yang menganggap tas sebagai barang fungsional serta melengkapi penampilan. Pergantian model tas pada umumnya seiring dengan terjadinya trend fashion yang ada didunia. Bahan utama tas juga bervariasi mulai dari kain , kanvas, plastik, kulit dan sebagainya.

Tas yang terbuat dari kulit dapat dikatakan cukup banyak diproduksi dan diminati masyarakat dari masa kemasa. Namun dibalik keistimewaan tas kulit ternyata tas ini justru sangat sensitif. Tanpa perawatan yang tepat tas kulit justru bisa cepat rusak, begitu pula dengan tas sintetis.

Hanya saja tas berbahan kulit sintetis justru sedikit lebih tahan dibandingkan tas kulit asli. Nah, jika anda memiliki tas berbahan kulit, sebaiknya mengetahui bagaimana cara merawatnya supaya tas tetap awet dan tahan lama. Berikut ini ArenaWanita.com akan memberikan tips mengenai cara merawat tas berbahan kulit.

Tips Merawat Tas Berbahan Kulit

Penyimpanan Terpisah

jika memiliki tas berbahan kulit asli dan juga sintetis, sebaiknya berikanlah tempat penyimapanan tas-tas kedua bahan tersebut secara terpisah, terutama jika tas tidak dibungkus dengan dastek atau sarung pembungkus tas. Hal tersebut dikarenakan bahan warna pada bahan sintetis lebih mudah luntur dibandingkan dengan bahan kulit asli. Maka dari itu jika kedua tas dengan jenis berbeda tersebut saling menempel, bercak warna dari tas sintetis juga akan menempel.

Gunakan Sarung Pembungkus

Pada saat membeli tas biasanya kita mendapatkan kotak atau sarung pembungkus sebagai tempat yang berfungsi untuk melindungi tas dari debu atau lecet akibat tergores benda lain. Pastikan setiap setelah menggunakan tas kulit kita menempatkannya kembali kedalam kotak atau sarung pembungkus tersebut. Selain menghindari lunturnya warna, sarung pembungkus ini berguna untuk melindungi bahan tas dari kelembaban udara. Hindari menyimpan tas langsung setelah digunakan, sebab kondisi tas masih lembab karena pengaruh udara.

Selain itu bisa juga dikarenakan pengaruh keringat dilengan anda ketika membawa tas. Oleh sebab itu, gantung terlebih dahulu tas diruang terbuka sebelum disimpan. Jika tas tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya kita sesekali mengeluarkan tas mengangin-anginkannya supaya tas terhindar dari tumbuhnya jamur pada tas tersebut. Karena suhu udara yang ada didalam lemari cukup lembab, hal itu memungkinkan jamur menempel pada tas kita.

Menjaga Bentuk Tas

Menjaga Bentuk Tas

Berikutnya perhatikan juga berat barang yang anda bawa didalam tas. Terkadang kita merasa ingin membawa semua barang bawaan dan memasukannya kedalam tas selagi cukup. Namun ternyata hal tersebut dapat mempengaruhi bentuk tas. Sebaiknya kita menyesuaikan barang yang dibawa dengan ukuran tas yang kita miliki. Menjaga bentuk tas dapat juga dilakukan dengan cara mengisi tas dengan koran pada saat disimpan. Disarankan tidak untuk melipat tas kulit asli maupun sintetis, karena tekstur bahan akan rusak apabila tas dalam keadaan terlipat. Selain koran, saat ini dipasaran banyak dijual balon plastik khusus yang dapat menjaga bentuk tas tetap padat ketika disimpan.

Gunakan Kapur Barus Ditempat Penyimpanan

Gunakan Kapur Barus Ditempat Penyimpanan

Selanjutnya gunakanlah kapur barus atau kamper disekitar tempat penyimpanan tas, dengan tujuan untuk menghindari serangga kecil yang suka menggerogoti tas. Beberapa serangga sangat pekat terhadap aroma khas bahan kulit, sehingga mereka dengan mudahnya menemukan tempat penyimpanan. Walaupun tas dalam keadaan terbungkus didalam sarung pembungkus. Keberadaan kapur barus bisa meminimalisir kunjungan serangga yang iseng merusak anda.

Hindari Mengoleskan Pelembab Secara Langsung

Banyak orang yang keliru dengan anggapan bahwa pelembab yang digunakan untuk merawat bahan tas, bisa dioleskan langsung pada permukaan dan selanjutnya dilap dengan kain kering. Pada kenyatannya pelembab sebaiknya tidak secara langsung dioleskan kepermukaan, karena akan meninggalkan noda minyak yang sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu cukup tuangkan pelembab ditelapak tangan sambi digosok-gosok agar pelembab tercampur rata. Kemudian usapkan telapak tangan yang telah diberi pelembab tadi kepermukaan kulit tas secara rata. lalu keringkan dengan busa khusus untuk tas atau bisa juga menggunakan kain lembut.

Hindari Sinar Matahari Terlalu Lama

khusus untuk tas kulit sebaiknya hindari paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang terlalu lama. Sinar matahari dapat membuat tekstur kulit tas menjadi kering dan mudah terkelupas atau pecah-pecah. Jika aktivitas mengharuskan kita untuk lebih banyak berada diluar ruangan, sebaiknya oleskan dulu pelembab khusus pada tas kulit yang kita gunakan. Hal tersebut bertujuan supaya kulit tas lebih elastis meskipun terkena paparan sinar matahari.

Baca juga:

Itulah beberapa tips untuk merawat tas berbahan kulit. Semoga informasi diatas bermanfaat ya? Selamat mencoba.

Kata Kunci Halaman Ini:

cara memperbaiki tas yg terlipat, cara perbaiki tas kulit tergores, kapur barus kotak, mengisi koran dalam tas sintetis, menyimpan tas kulit buaya dengan kapur barus, tas kulit untuk kpura untuk priA, tips merawat tas berbahan kulit suide, www apa manfaat kapur barus utk tas

Baca Juga: